Saat ini kita perlu kreatif dalam mengeksplorasi kesempatan bisnis yang dapat kita lakukan dengan modal minim namun cukup menguntungkan. Apalagi di masa sulit seperti sekarang saat banyak sekali karyawan yang kena PHK atau bisnis-bisnis besar yang gulung tikar. Kita perlu berpikir positif dan kreatif memanfaatkan apa yang kita miliki untuk dapat menjadi sumber pendapatan. Salah satunya adalah mencoba peluang usaha dengan blender. Anda pasti telah memiliki alat elektronik yang satu ini di dapur Anda bukan. Coba simak 5 peluang bisnis yang dapat Anda eksplorasi dengan menggunakan blender.
Sekian bulan lebih banyak berada di rumah memang terkadang membuat saya merasa bosan juga. Tapi di sisi lain ada juga hikmahnya. Salah satunya adalah saya jadi punya lebih banyak waktu bersama anak-anak, khususnya si kakak. Terlebih karena saat ini ia sudah pindah jalur ke homeschooling. Selain itu, saya bisa jadi lebih banyak waktu untuk merawat diri. Ini juga bagian dari ‘me time’ saya sebelum dan sesudah menemani anak bermain dan belajar.
Dua setengah bulan sudah sejak saya dan suami mengambil peran lebih dalam pendidikan anak-anak. Jadi bisa dibilang apa-apa ya kami tentukan sendiri. Mulai dari tujuan pendidikan, metode, serta waktunya. Merepotkan? Menakutkan? Sebenarnya sih menyenangkan walaupun banyak tantangannya. Membahagiakan juga terlebih saat anak-anak berkata “Mau belajar sama Mama saja di rumah.”
“Tempat paling nyaman dan aman untuk berekspresi dan…
Saat anak masih bayi, para ibu biasanya ekstra hati-hati dalam memilih produk yang berkaitan dengan perawatan si kecil. Bukan berarti kalau anak sudah besar, ibu jadi tidak hati-hati lho ya he he. Tapi bayi terutama saat enam bulan pertama kehidupannya, memang masih rentan terhadap infeksi termasuk infeksi saluran pencernaan.
Sampai berusia enam bulan memang bayi masih minum ASI sebagai asupan gizi terbaik. Tapi ada kalanya bayi tidak bisa menyusu langsung pada ibunya. Kalau minum ASIP atau ASI perah, pasti harus lewat media seperti cup feeder atau sendok. Nah alat-alat ini nih yang harus dijaga kebersihannya supaya tidak ada bakteri berbahaya masuk ke sistem pencernaan si kecil.
Kelas Bunda Cekatan sudah sampai ke Tahap Kupu-Kupu aja nih. Insyaa Allah setelah menjalani tahap penuh drama di Tahap Kepompong, mudah-mudahan saya lebih semangat dan tetap semangat lagi menjalani langkah selanjutnya.
Singkat kata di Tahap Kupu-Kupu ini peserta dapat tugas menjadi mentor dan mentee. Dapat tugas mendampingi mentee belajar dan di sisi lain juga jadi murid yang berusaha belajar sebanyak-banyaknya, nenimba ilmu dari mentor.
Awal April lalu tepat tiga tahun ibu saya terkena stroke. Bagaimana rasanya melihat orang tua yang biasanya aktif tiba-tiba terbaring lemas tak berdaya. Pastinya sedih dan kalut. Alhamdulillah setelah proses terapi kurang lebih enam bulan, keadaan ibu saya makin membaik. Untungnya soal makanan dan pengobatan, ibu saya termasuk yang tidak bandel. Kalau ada makanan tertentu yang harus dihindari ya sebisa mungkin tidak dikonsumsi.
Sudah bukan rahasia lagi kalau banyak orang Indonesia suka makan sambal. Makan nasi putih dengan lauk dan sayur rasanya tak lengkap kalau tanpa sambal yang sedap pula. Bahkan tak jarang orang mempertimbangan sebuah tempat makan berdasarkan rasa sambalnya, enak atau tidak.
“Sejak kapan hobi motret, Mbak?”
Alhamdulillah, Kelas Bunda Cekatan Institut Ibu Profesional sudah sampai di minggu ke enam tahap Ulat. Seperti biasa, tiap minggu ada tugas alias PRnya. Kalau kemarin tugas kami adalah berkenalan dengan anggota kelas yang lain dan menanyakan apa sih keluarga favorit mereka, kali ini tugasnya juga masih berhubungan dengan sebelumnya. Kami diminta membawakan makanan yang sesuai dengan tema atau keluarga favorit teman-teman.
Kelas Bunda Cekatan sudah masuk pekan ke lima. Kali ini kami para peserta dapat tugas berkenalan dengan mahasiswi lain dan menanyakan keluarga favoritnya. Tapi ada juga yang ikut dua atau tiga keluarga. Mereka yang ikut lebih dari satu keluarga rata-rata sama sih seperti saya, 'bingung' kalau disuruh memilih. Tapi akhirnya memilih mana yang lebih diprioritaskan untuk dipelajari lebih dulu.
Sering nonton video di Youtube? Nggak dipungkiri ya sekarang banyak orang ingin menjadi konten creator di Youtube. Alasannya bisa jadi karena ingin memanfaatkan Youtube untuk mendulang rupiah. Wah sama seperti ngeblog dong ya. Kalau memang suka, bisa, dan mampu membuat konten yang bagus dan bermanfaat kenapa nggak? Kan bisa lanjut dari enjoy, easy, excellent, trus ke earn. Dapat kan 4Enya he he.
Perjalanan saya dan teman-teman di Kelas Bunda Cekatan, Institut Ibu Profesional sudah sampai ke fase Ulat Tahap Ketiga. Kalau biasanya saya mengumpulkan tugas lewat Google Document, kali ini saya langsung menuliskannya di blog. Beberapa tugas terdahulu sudah ada yang saya tulis kembali di sini. Sisanya insyaa Allah menyusul. Sekarang saya ingin bercerita dulu tentang apa sih yang dilakukan para mahasiswi Bunda Cekatan di tahap ini.
“Mah, nanti kita ke HokBen baru ya!”
“HokBen mana?”
“Itu tuh, mau ada HokBen baru di situ.”
Mengatasi Kulit Kering dengan Erhalogy Skin Barrier. Beberapa waktu lalu saya dan teman-teman di komunitas fotografi berkesempatan belajar tentang portrait and hijab fashion photography. Biasanya lebih sering memotret makanan, hari itu saya merasakan bagaimana memotret model yang ayu dan kinclong wajahnya he he.
Sabtu, 5 Oktober lalu adalah hari yang spesial untuk Rayyaan. Tepat pada hari itu Rayyaan berusia 7 tahun. Yang bikin happy nih, hari itu Mama sudah janji mau ajak Rayyaan ke mall.
Kalau diminta menyebutkan salah satu makanan paling favorit orang-orang se-Indonesia, maka jawaban saya adalah bakso yang bulat seperti bola pingpong. Yang auto nyanyi berarti kita seumuran, eeeeh he he.
Cegah dan Atasi Penuaan Dini dengan Black Jam. Saat hujan turun membasahi Bandar Lampung, warga kota tak terkecuali sayapun bersuka cita. Meski hujan turun baru sebentar namun cukup membawa angin segar serta harapan bahwa musim hujan akan segera tiba.
Selama ini kalau menonton reality show Korea Selatan, saya selalu kagum bagaimana tim kreatifnya mengemas acaranya menjadi menarik sekaligus bisa mempromosikan tempat wisata yang ada di negara mereka. Tapi ternyata tempat wisata di Indonesia berhasil mencuri perhatian artis-artisnya, lho. Masa siiiih???