Sunday, February 7, 2016

Tips Sederhana Bikin Baterai Laptop Lebih Awet


Baik dulu saat mengajar maupun sekarang saat menjadi ibu rumah tangga yang suka ngeblog saya nggak bisa deh kalau nggak punya laptop. Saat masih mengajar saya harus berburu ide kegiatan di kelas, menyiapkan lesson plan, serta membuat alat bantu ajar. Saat menjadi ibu satu orang anak saya juga tetap harus hunting ide untuk kegiatan anak dan membuat media untuk bermain sambil belajarnya anak. Selain itu saya juga suka mencari resep masakan yang mudah dibuat, mengedit foto (dan kadang-kadang video), menulis di blog dan belanja online he he. Semua kegiatan itu sebagian besar saya lakukan dengan menggunakan laptop.


Meski status sudah berganti dari pengajar ke ibu rumah tangga, masalah saya yang berhubungan dengan laptop tetap sama yaitu baterai yang mudah ngedrop. Laptop yang saya pakai sejak mengajar dulu bisa dibilang hanya bisa digunakan kalau adaptornya nggak dihubungkan ke listrik. Kalau coba-coba pakai baterainya saja? Nggak sampai 15 menit juga sudah mati deh laptopnya. 

Kalau di rumah mungkin tidak terlalu masalah ya kalau menggunakan laptop tanpa baterai. Tapi saya juga sering wara-wiri antar jemput anak. Biasanya waktu menunggu anak di sekolah saya isi dengan ngeblog, otomatis butuh laptop dengan baterai yang oke dong. Selain itu akhir-akhir ini juga lumayan sering ada pemadaman bergilir. Gimana kalau lagi asyik-asyiknya ngedraft tulisan, belum disave, eh listrik mati. Wah bisa berabe deh. Mau beli baterainya tapi ternyata nggak ada yang kompatibel he he.


Saat alhamdulillah ada rezeki, saya jadi pengen punya laptop baru deh. Setelah hunting harga laptop dan dapat laptop murah dan terjangkau, baterainya mau diawet-awet ah. Lakukan tips sederhana ini agar baterai laptop lebih awet:

1. Aktifkan mode "Power Saver". Mode "Power Saver" ini maksudnya kurang lebih mode hemat energi. Energi yang digunakan bisa dihemat karena performa laptop diturunkan. Biasanya perubahan yang langsung terasa saat mengaktifkan mode ini adalah kecerahan layar yang berkurang. 

2. Matikan fitur laptop yang sedang tidak digunakan seperti Bluetooth dan WiFi daripada mengonsumsi energi. Mubazir kan?

3. Kurangi kecerahan layar. Meski sudah mengaktifkan "Power Saver" saya masih menurunkan kecerahan layar apabila diperlukan, misalnya saat tidak sedang mengedit foto. Bagi saya layar yang tidak terlalu terang juga terasa lebih nyaman dilihat mata.

4. Matikan aplikasi yang sedang tidak digunakan. Misalnya nih kalau saya habis mengedit foto dengan Photoshop atau Photoscape ya dua aplikasi tersebut saya matikan. Karena terlalu banyak aplikasi berjalan juga menyedot banyak energi.

5. Sebisa mungkin hindari multitasking. Yang ini gampang-gampang susah ya. Soalnya seringkali saya menulis draft postingan sambil browsing ini itu, kadang disambi lagi dengan mendengarkan musik. Sekarang saya usahakan deh tidak melakukan lebih dari 2 hal sekaligus dengan laptop saya. Saat menulispun saya gunakan aplikasi yang lebih ringan seperti Notepad. 

6. Rawat baterai dengan baik. Jangan sekali-kali melepas baterai saat adaptor masih terhubung ke listrik karena bisa merusak komponen elektronik dalam laptop. Selain itu bisa berbahaya juga kan, bisa-bisa kesetrum deh. Selain itu merawat baterai juga bisa dilakukan dengan membersihkan kontak metal baterai dengan kain yang dibasahi dengan alkohol. Hindari juga baterai laptop dari terkena air. 

Credit pic: Freepik.com

7. Kurangi perangkat eksternal atau cabut perangkat eksternal saat tidak digunakan. Perangkat eksternal ini contohnya mouse, flash disc, dan external hard drive. 

8. Jika tidak perlu sekali, jangan sering-sering memutar CD atau DVD. Lho kenapa? Karena butuh energi lebih besar untuk memutar kepingan CD/DVD terus-menerus dalam waktu lama.

9. Bersihkan laptop dari debu terutama di bagian ventilasinya. Debu yang menumpuk bisa membuat laptop cepat panas.

10. Usahakan agar laptop tidak panas. Selain dengan membersihan debunya juga dengan meletakkan laptop pada permukaan seperti meja. Meletakkan laptop di atas kasur, selimut, sofa atau bantal saat digunakan bisa membuat laptop cepat panas lho karena sirkulasi udaranya tidak lancar. Laptop akan bekerja lebih optimal dalam keadaan dingin.

11. Simpan laptop di tempat yang sejuk dan terhindar dari panas matahari langsung. Misalnya saat membawa laptop dalam mobil, meski mobil diparkir di tempat yang aman saya lebih suka membawa tas berikut laptopnya karena suhu di dalam mobil saat diparkir di siang hari bisa panas sekali dan tidak baik bagi laptop dan baterainya.

12. Charge baterai secara rutin tanpa harus menunggu dayanya habis. Ternyata laptop modern dengan baterai Lithium-ion tidak perlu ditunggu sampai kapasitasnya 0% dulu baru boleh dicharge, hal ini bahkan harus dihindari. Selain itu anggapan bahwa baterai laptop hanya boleh diisi sampai 80% ternyata juga tidak berlaku untuk laptop dengan baterai Lithium-ion. 

13. Saat laptop akan ditinggal sebentar, gunakan mode hibernasi atau "Hibernate" dibanding mode "Standby" yang lebih mengonsumsi energi.

14. Kurangi atau matikan volume speaker laptop jika tidak diperlukan.

15. Gunakan baterai dan adaptor yang memang diperuntukkan untuk laptop kita.

Ternyata banyak ya tips sederhana bikin baterai laptop lebih awet. Selain itu tipsnya juga sederhana dan mudah dilakukan, nggak perlu cara-cara super canggih. Yuk diterapkan supaya baterai laptop kita lebih awet.

12 comments:

  1. Saya juga mengalami hal yang sama. Baterai pada laptop saya percuma dipakai karena cuma tahan sekitar 10 menit. Jadi harus pakai adaptor.

    Saya merasa penyebabnya karena saya suka pakai laptop sambil ngecharge dan kalau udah 100% lupa saya cabut. Selain itu juga karena saya suka cabut adaptor walaupun ngecharge belum 100%.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau harus pakai adaptor terus agak repot kalau mau ngeblog di jalan hu hu

      Delete
  2. "5. Sebisa mungkin hindari multitasking"
    Ini yang paling susah untuk dihindari. Apalagi kalau sedang cari bahan, plus sambil dengar musik dll :D
    Tapi kalau mau awet mau tak mau ya harus lakukan langkah2 ini..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe iya kadang sambil browsing, sambil ngedit gambar, sambil denger musik :D :D

      Delete
  3. Makasiiih tipsnya, Mbak. Laptop sy juga dulu ga busa nyala kalau ga dicolok. Eh lama2 kok bisa lagi. Saya juga heran mengapa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe coba dicek ke tempat servis laptop Mbak. Dag dig dug kalau punya draft tulisan eh laptopnya nggak mau nyala hiks

      Delete
  4. Laptopku baterenya udah bocor, huhu. Jadi mesti harus selalu dicolok deh kalo laptopan :(

    ReplyDelete
  5. Kalo layar laptop pasti layarku paling rendah brightness nya. Gak kuat juga lihat layar terang2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mbak. Apalagi pas sempat sakit mata :D

      Delete
  6. yang udah kupraktikan cuma nomor 1,btw suka headernya

    ReplyDelete

Silakan berkomentar yang sopan, tapi jangan beri link hidup di postingan ya. Terima kasih sudah berkunjung :)


Hubungi lewat: itshenipuspita@gmail.com
Jangan lupa follow IG @henipuspita29 @letsplayandlearn
Twitter @henipuspita29