Sunday, October 9, 2016

12 Mitos VS Fakta Seputar ASI dan Menyusui yang Harus Ibu Ketahui

12 Mitos VS Fakta Seputar ASI dan Menyusui yang Harus Ibu Ketahui
Credit pic: Pixabay.com

 "Menyusui membentuk ikatan batin ibu-anak yang erat. ASI menyediakan sumber protein, asam lemak, dan nutrien lain yang tak tergantikan untuk anak cerdas." - @dokteranakkita

Manfaat ASI sangat besar bagi tumbuh kembang anak, karena itu pemberian ASI eksklusif 6 bulan & melanjutkan pemberian ASI sampai anak berusia 2 tahun sangat dianjurkan. Namun pada prosesnya ibu menyusui terkadang menemui tantangan seperti adanya mitos-mitos seputar ASI & menyusui. Tak jarang mitos-mitos tersebut membuat ibu menjadi bingung  bahkan jadi tertekan. Kok bisa? Ya soalnya kalau saya baca curcolan ibu-ibu menyusui di medsos seperti di grup Facebook, ada yang jadi tertekan karena ini nggak boleh itu nggak boleh. Ujung-ujungnya ASI malah jadi seret. Berikut ini adalah beberapa mitos yang sering didengar ibu menyusui, kita simak juga faktanya yuk:



1. Ibu tidak boleh makan makanan pedas karena bisa menyebabkan bayi mencret dan fesesnya berbiji.

Fakta: Tidak semua bayi sensitif terhadap capsaicin yang terdapat dalam cabai, jadi ibu boleh makan makanan pedas dalam jumlah yang tidak berlebihan dan memperhatikan reaksi bayi. Namun pada dasarnya feses bayi yang minum ASI memang bentuknya cair, berwarna kuning krem, dan kadang berbiji dan hal ini normal. Tapi ibu-ibu yang baru melahirkan memang sebaiknya jangan kebanyakan makan makanan pedas ya, soalnya kalau pencernaan ibu sedang sensitif, makan yang pedas-pedas bisa bikin mules. Kalau perut ibu sakit dan harus bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air, proses menyusui juga bisa terganggu.

2. Ibu tidak boleh minum air es/air dingin karena bisa menyebabkan bayi pilek.

Fakta: Pilek disebabkan karena virus atau alergi zat tertentu (misalnya debu), bukan karena air es yang diminum ibu. Bayi bisa tertular pilek apabila orang di sekitarnya ada yang pilek, jadi orang di sekeliling bayi disarankan untuk memakai masker jika pilek dan sering mencuci tangan dengan sabun.

3. Ibu tidak boleh makan nasi hangat/minum air hangat karena bisa menimbulkan bercak putih di lidah bayi.

Fakta: Sisa ASI bisa membentuk lapisan putih di lidah. Namhn bagi bayi yang hanya minum ASI hal ini normal, bukan karena ibunya makan atau minum sesuatu yang hangat. Namun jika timbul bercak putih di rongga mulut (selain di lidah) periksakan ke dokter untuk mengtahui apakah ada infeksi jamur.

Baca: 9 Perlengkapan Menyusui yang Wajib Dimiliki dan Bisa Dipakai Berulang Kali.

4. Ibu tidak boleh makan telur/ikan/daging karena bisa membuat ASI amis.

Fakta: Ibu menyusui boleh makan protein hewani seperti telur/daging/ikan. Tidak ada pantangan kecuali ibu punya alergi atau bayi menunjukkan reaksi alergi.

Makan ikan? Boleh kok.
Credit pic: Pixabay.com

5. Ibu tidak boleh tidur siang.

Fakta: Ibu menyusui terutama yang baru melahirkan perlu banyak istirahat/tidur yang cukup, terutama jika bayi masih sering terbangun di malam hari. Jadi ibu boleh tidur siang dan beristirahat saat bayi sedang tidur.

6. Ibu tidak boleh menyusui sambil tiduran.

Fakta: Boleh menyusui sambil tiduran terutama karena ibu butuh istirahat. Yang penting ibu dan bayi nyaman dan aman, hidung bayi tidak tertutup payudara ibu dan posisi kepala bayi lebih tinggi dibanding badannya.

Baca: Siap Tempur Sebelum Menyusui.

7. Ibu yang punya payudara kecil tidak bisa menyusui/payudara kecil tidak bisa memproduksi ASI.

Fakta: Besar kecilnya payudara tergantung jaringan lemak dalam payudara. Namun kemampuan payudara dalam memproduksi ASI sama. Payudara besar atau kecil asal ibu rajin menyusui/memerah ASI, produksi ASI akan lebih baik.

8. ASI yang pertama kali keluar harus dibuang.

Fakta: ASI yang pertama keluar dinamakan kolostrum yang justru memiliki nilai gizi yang tinggi dan bermanfaat terutama bagi imunitas bayi baru lahir.

Ikut tidur atau beristirahat saat bayi tidur? Boleh juga, bahkan dianjurkan terutama setelah malam harinya ibu sering terbangun karena menyusui bayi/menganti popok, dsb.
Credit pic: Pixabay.com

9. ASI dari payudara kanan = makanan, ASI dari payudara kiri = minuman.

Fakta: Yang membuat perbedaan kandungan ASI bukan payudara kanan/kirinya melainkan waktu keluarnya ASI. ASI yang keluar pertama = foremilk yang tinggi kandungan protein dan air. ASI yang keluar belakangan = hindmilk yang kaya lemak & karbohidrat. Susui bayi dengan satu payudara sampai ASI di payudara tersebut habis, baru tawarkan ASI dari payudara lain supaya bayi mendapat foremilk & hindmilk yang seimbang.

10. ASI tidak boleh diperah dan disimpan karena bisa jadi basi atau berubah menjadi darah.

Fakta: ASI perah tidak akan berubah menjadi darah. ASI boleh diperah dan disimpan, dengan penyimpanan ASIP yang baik ibu pekerja bisa tetap memberikan ASI untuk bayinya.

11. Alat kelamin bayi terkena ASI = kelak bisa mandul.

Fakta: ASI yang menetes dan mengenai alat kelamin bayi tidak akan membuat bayi tersebut kelak jadi mandul. Jika alat kelamin atau bagian tubuh bayi lain terkena ASI, cukup dilap atau dibersihkan dengan air.

Baca: Working Mom Sukses ASI Eksklusif Meski Tanpa Kulkas atau Freezer? Bisa!

12. Jika anak sakit, ibu yang harus minum obat supaya obat mengalir dari ASI ke anak.

Fakta: Obat yang diminum akan diproses dan dicerna oleh tubuh ibu. Sedikit atau bahkan bisa saja tidak ada yang masuk ke ASI. Jika anak sakit dan perlu minum obat, yang harus minum obat adalah anaknya, bukan ibunya. Tapi jika ibu sakit, mintalah obat yang aman untuk ibu menyusui karena ada obat yang tidak boleh diminum busui karena bisa mempengaruhi ASI.

Nah saya juga sempat chatting nih dengan Mbak Lusiana Ika, salah seorang Konselor Laktasi AIMI Cabang Lampung. Tips dari Mbak Lusi terutama bagi ibu-ibu baru yang sedang menyusui adalah banyak membekali diri dengan membaca buku-buku seputar menyusui dan mengikuti kelas edukasi menyusui serta bergabung dengan komunitas yang mendukung ibu menyusui. Jadi saat ibu "terbentur" dengan mitos-mitos seputar ASI dan Menyusui yang beredar di masyarakat, ibu bisa menganalisis bagaimana sebenarnya faktanya. Oh iya, bagi ibu-ibu menyusui atau calon ibu di Lampung ada acara yang bisa menambah bekal ilmu seputar menyusui nih. Dalam rangka Perayaan HUT ke-1 AIMI Cabang Lampung, akan diadakan Talkshow ASI dengan tema "Sukses Menghadapi Tantangan Menyusui." Simak info yang tertera di gambar ini ya dan semoga postingan tentang 12 Mitos VS Fakta Seputar ASI dan Menyusui yang Harus Ibu Ketahui ini bermanfaat.


Sumber:

Grup FB AIMI.
Buku Ya Allah, Berkahilah Anak Kami (Dahsyatnya Doa, Zikir, dan Air Susu Ibu untuk Memperoleh Anak Saleh, Sehat, dan Cerdas) - Ummu Azzam.
AyahBunda.co.id

6 comments:

  1. Ironisnya, banyak teman saya yg baru melahirkan, yg percaya pada pantangan-pantangan di atas. Ya namanya juga baru punya anak, jadinya agak paranoid, hahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Moga-moga postingan ini & postingan serupa dibaca sama teman-temannya ya Mas. Kalau paranoidnya ada yang terlalu ntar malah bisa seret ASInya he he.

      Delete
  2. Info yang bagus buat para busui yg masih takut2 & percaya mitos :D
    Aku mah waktu nyusuin cuek aja ngga mikirin mitos2, yang penting ASI banyak buuu.. secara musti nyetok yg banyak biar ngga deg2an kl aku tinggal kerja XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak. Banyak mitos yang ternyata salah kaprah dan kalau dituruti malah menghambat proses menyusui.

      Delete
  3. Wah baru tahu saya mba, kalo asi kena kelamin si kecil kelak bisa mandul.. Makasih Infonya mbak.. saya jadi ngerti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu mitosnya :D :D Baca juga faktanya seperti apa ya. Sudah ada penjelasannya tuh.

      Delete

Silakan berkomentar yang sopan, tapi jangan beri link hidup di postingan ya. Terima kasih sudah berkunjung :)


Hubungi lewat: itshenipuspita@gmail.com
Jangan lupa follow IG @henipuspita29 @letsplayandlearn
Twitter @henipuspita29