Wednesday, September 28, 2016

3 Tips Sederhana yang Bisa Diterapkan Saat Memotret Makanan

3 Tips Sederhana yang Bisa Diterapkan Saat Memotret Makanan
Credit pic: Pixabay.com

Sebulan terakhir saya punya kerjaan baru nih yaitu mengurusi blog baru saya www.dapurimut.com yang berisi resep masakan sederhana yang sudah saya coba. Kenapa sih bikin blog khusus resep? Soalnya saya kurang telaten mencatat resep di buku seperti ibu saya. Kalau ada resep yang sudah saya coba saya lebih suka mencatatnya dalam blog yang disertai foto hasil masakannya. Dengan begitu kalau suatu saat saya ingin memasak makanan yang sama, saya tinggal membuka blog saya.


Blog resep masakan tak lengkap kalau tidak ada fotonya. Fotonya hasil jepretan sendiri? Iya dong! Meski fotonya masih sederhana semua yang ada di blog Dapur Imut adalah hasil karya saya. Berhubung saya belum bisa plus belum sempat mencoba memotret makanan ala food blogger, tapi ada dua hal yang menjadi prinsip saya saat memotret makanan: foto makanan harus terang dan jelas alias tidak ngeblur. 

Meski masakannya sederhana dan ditampilkan dengan properti foto yang sangat sederhana juga, usahakan fotonya jangan sampai buram dan tidak fokus/ngeblur. Di Facebook saya tergabung dalam beberapa grup masak-memasak, banyak sekali yang hasil kreasinya kece-kece dan lebih bagus dibanding hasil masakan saya tapi fotonya buram. Sayang yaaa, apalagi kalau hasil masakannya untuk bakulan alias dijual.

Baca: Resep Kwetiaw Goreng.

Suatu hari pernah ada yang menanyakan soal foto-foto di blog. Ihik jadi GR deh. Tapi biar pengetahuan soal fotografinya baru seujung jari kelingking hihi, boleh ya berbagi. Terutama bagi teman-teman yang sama seperti saya: tidak punya properti buat food photography yang lucu-lucu dan hanya punya waktu 5 menit untuk memotret makanan terutama di pagi hari yang sibuk, ada 3 tips sederhana yang bisa diterapkan saat memotret makanan:

1. Punya beberapa wadah makan berwarna putih polos.


Credit pic: Pixabay.com

Karena belum bisa memotret makanan dengan style macam-macam plus belum punya properti yang keren-keren, jadi memanfaatkan wadah makan berwarna putih polos karena sifatnya netral dan warnanya kontras dengan isinya (hasil masakannya). Kalau piringnya warna-warni atau bermotif kadang warna hasil masakannya jadi 'tenggelam'. Apalagi kalau warna masakan sama dengan warna wadah makannya. Setidaknya ada tiga wadah makan berwana putih yang harus dimiliki: piring ceper bulat, mangkuk (biasanya untuk masakan berkuah), dan wadah makan berbentuk segi empat panjang (biasanya untuk lauk dan kue-kue).

2. Memotret makanan di tempat yang pencahayaannya bagus.

Favorit saya adalah memotret makanan di pagi hari dengan cahaya alami sinar matahari. Sinar matahari pagi jam 7-8 bagi saya paling oke. Selesai memasak biasanya masakan saya letakkan di sebuah meja di samping dapur dan saya potret selama beberapa menit dengan cahaya sinar matahari pagi. Kalau terpaksa harus memotret di malam hari saya bawa hasil masakan ke ruangan yang lampunya terang dan berwarna putih tapi tanpa menggunakan blitz.

Baca: Resep Crispy Onion Rings Gurih yang Bikin Nagih.

3. Gunakan alas berwarna putih.

Dahulu kala di suatu grup masak sempat heboh soal memotret masakan dengan beralaskan lantai karena dianggap kurang sopan. Jadi sempat muncul beberapa perdebatan. Saya pribadi dulu juga nggak punya meja lho kecuali meja dapur yang dipinjami almarhum bapak pemilik kontrakan di Manado. Meja dapurnya juga sudah penuh sesak dengan termos, toples tepung, dan lain-lainnya. Dulu kalau mau memotret makanan, saya gunakan bangku kecil plus comot salah satu papan dari lemari baju hihi. Kalau terpaksa harus memotret dengan posisi makanan ada di bawah, ya saya letakkan wadah makanannya di karpet lalu saya alasi dengan kain atau serbet. Jadi at least tidak langsung di ubin lantainya.


Memang kurang oke juga ya kalau alasnya cuma ubin lantai, apalagi kalau masakannya untuk dijual. Alas memotret favorit saya saat ini adalah yang berwarna putih. Sempat punya kain putih khusus untuk alas foto tapi sudah digunakan untuk keperluan lain. Saya juga pernah menggunakan kalender bekas sebagai alas. Tapi kalender bekas ukurannya terlalu kecil. Akhirnya saya membeli selembar karton berwarna putih yang ukurannya cukup besar dan hasilnya juga oke untuk memotret makanan. 

Alas berwarna putih juga membuat foto jadi lebih cerah terutama saat terpaksa harus memotret makanan di malam hari. Sebagai tambahan di bawah wadah makan saya beri alas berupa bambu yang untuk membuat sushi, supaya kalau meja yang digunakan adalah meja kayu jadi tidak langsumg bersentuhan dengan wadah makan yang panas. Kalau ada rezeki ya insyaa Allah pelan-pelan ditambahkan properti foto-fotonya.

Credit pic: Shutterstock.com

Apakah saat memotret harus menggunakan kamera macam kamera DSLR? Tidak juga sih. Saya malah banyak menggunakan handphone karena lebih praktis. Sayangnya kamera handphone saya sudah beberapa bulan ini rusak karena ketumpahan air minum Rayyaan, jadi pinjam punya suami hehe. Tapi repot juga kalau suami harus dinas luar, handphonenya kan tidak bisa dipinjam hihi. Handphone apa ya yang bagus untuk memotret?

Baca: Resep Homemade Burger Patty.

Kita bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan budget yang dimiliki. Kalau rekan-rekan butuh handphone plus plus yang selain oke digunakan untuk memotret tapi juga punya banyak fitur canggih lainnya bisa mencoba Samsung Galaxy Note 7. Handphone ini dilengkapi kamera utama 12 megapiksel dengan aperture f/1.7 yang berguna untuk memotret dalam kondisi minim cahaya. Foto yang dihasilkan jadi lebih optimal. Beberapa kelebihan Samsung Galaxy Note 7 lainnya adalah tahan air, tahan gores, dan tahan debu. Gawai ini juga dilengkapi iris reading atau iris scanner untuk pengamanan. Spesifikasi lengkap handphone ini bisa dicek di tempat terpercaya yang menjual Galaxy Note 7.

Semoga 3 tips sederhana yang bisa diterapkan saat memotret makanan bermanfaat ya bagi rekan-rekan yang sedang belajar memasak seperti saya. Supaya lebih semangat memasak, memotret, dan berbagi resep dan tips memasak makanan untuk keluarga di rumah

24 comments:

  1. Foto2nya cantik Mak. Masih harus belajar banyak untuk motret makanan nih.

    ReplyDelete
  2. Tengkyu tipsnya mbak, mungkin tips tambahan [duh sotoy] kalau bisa makanan yang difoto minimal berisi 3 warna berbeda, gak satu warna gitu. supaya jadi makin cihuy fotonya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih lho Mak tips tambahannya :)

      Delete
  3. Ya saya juga dulu sering pakai kalender yg dibalik utk kepwrluan foto memfoto hihi.. tapi lama2 kalwndernya jd lecek krn keseringan dicopot pasang. Hehe... akhirnya beralih ke alas foto alakadarnya bikinan sendirišŸ˜€

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ih keren. Share dong Mak cara buat alas fotonya :)

      Delete
  4. paling susah kalau moto makanan malam2 mba hihihi... Sepertinya harus propose beli samsung nih.. #modus XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe kalau manfaatkan kamera yang ada dulu aja, dibantu dengan lampu yang terang Mak. Kadang saya tambahkan penerangan dari emergency lamp hi hi

      Delete
  5. PR nih, beli properti satu-satu.
    Masih terbatas banget koleksi saya.
    Jadi kalau motret pake itu lagi, itu lagi, hiks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama Mak. Dulu punya beberapa properti sederhana macam bunga, talenan, serbet lucu2 gitu. Tapi pas pindahan bubar jalan aha haa

      Delete
  6. Wah, bisa diterapkan nih, tipsnya. Makasih ya, Mbak Hen ;)

    ReplyDelete
  7. tipsnya sama persis dengan yang sering aku praktekin mba, hehe maklum masih pemula soal motret makanan belum bisa style yang macem-macem jadi andalannya ya piring putih hehe

    ReplyDelete
  8. gak pernah potret makanan.. hahaha..
    tapi bolehlah tipsnya di coba mbak, cuma saya sering gak pede klo motret pake hp yg pas-pasan ini.. hihihi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga pakai HP yang pas2an dulu hi hi semoga bisa beli smartphone yang kualitas kameranya lebih ciamik aamiin

      Delete
  9. Kamera hape sekarang udah keren-keren dan hasilnya juga bisa kita ngeces. Tapi kalo udah lapar berat suka lupa motret makanan, langsung maen hajar aja Mak....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dan kadang saya juga masih jaim kalau moto2 makanan di tempat makan hi hi. Suka ada yang nyiyir2 gimana gitu sama yang suka upload foto makanan. Padahal kita bisa bantu promoin tempat makan tsb/bisa jadi referensi buat teman yang mau wiskul. Atau yang lagi cari ide masak.

      Delete
  10. Aku motret juga cuma pake hp, dan cuma punya 2 qlas, kayu lemari buku yg copot dan satunya kasur tipis kecil. Props? nggak punya, paling juga 1 piring putih kecil itu yg kupake terus hahaha *ntar nyicil beli printilan yg murmer aja :D

    ReplyDelete
  11. Kalau dari pengalaman dulu...duluuuuu bingits... piring dan latar alias alas bisa menggunakan kombinasi warna berbeda, misalnya saja warna merah yang juga bisa membangkitkan keinginan makan loh. Masalah minim cahaya, bila menggunakan kamera ponsel bisa disiasati dengan menggunakan lampu belajar yang dimodifikasi dengan menggunakan lampu yang lebih terang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Praktekkin lagi dong pengalamanannya he he

      Delete
  12. Jaman sekarang ga kayak dulu. saat ini pake kamera HP sudah bisa bikin foto bagus, khususnya foto makanan. Sehingga banyak bermunculan foto2 keren di media sosial.
    Seneng banget lihatnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Foto2 Bang Yopie pasti lebih keren nih

      Delete

Silakan berkomentar yang sopan, tapi jangan beri link hidup di postingan ya. Terima kasih sudah berkunjung :)


Hubungi lewat: itshenipuspita@gmail.com
Jangan lupa follow IG @henipuspita29 @letsplayandlearn
Twitter @henipuspita29