Wednesday, February 24, 2016

Latifa Mom & Baby Spa: Memulai Bisnis Salon Dengan Mobile Spa

Credit pic: Freepik.com

Bicara soal mompreneur entah mengapa saya tidak bisa tidak ingat dengan Mbak Verawati. Pertama kali saya mengenal beliau adalah sebagai trainer bahasa Inggris, jadi saya lebih sering memanggil beliau dengan sebutan Ms. Vera. Saat masih tinggal di kota Bandar Lampung beliau memang pernah mengajar di sebuah lembaga bahasa Inggris dan kemudian membuka bisnis konsultan bahasa Inggris di mana saya dan beberapa teman pernah menjadi anak didiknya.


Liputan tentang Latifa Mom & Baby Spa di sebuah media.

Beberapa tahun lalu ibu tiga anak ini pindah ke Tangerang namun hal ini tidak membuat semangatnya berbisnis surut. Tahun 2012 Mbak Vera merintis bisnis salon yang bernama Latifa Mom & Baby Spa. Ini karena suami beliau ingin Mbak Vera lebih fokus di rumah namun beliau tetap ingin menjadi ibu yang produktif. Karena itu ibu tiga anak ini ingin melakukan sesuatu yang produktif tapi bisa dijalankan dari rumah. Setahun pertama dihabiskannya dengan belajar dan mencari info sebanyak-banyaknya lewat internet karena beliau tidak bisa banyak keluar rumah.

Merintis bisnis salon bukannya tanpa kendala. Mbak Vera juga sempat menghadapi beberapa kendala seperti modal, waktu, dan tenaga yang terbatas. Kendala modal ini disiasati Mbak Vera dengan membuka mobile spa. Jadi terapislah yang datang ke rumah pelanggan. Trik ini selain bermanfaat bagi pelanggan yang butuh perawatan tapi tidak bisa keluar rumah juga bisa menghemat biaya untuk sewa tempat dan perlengkapan salon. Kemudian ada rekan Mbak Vera yang berminat untuk melakukan investasi sehingga beliau memutuskan untuk menyewa tempat untuk salonnya.

Suasana Latifa Mom & Baby Spa

Lalu apa yang ditawarkan oleh Latifa Mom & Baby Spa? Dari mobile spa kini Latifa sudah berkembang menjadi salon yang menawarkan jasa perawatan tubuh dan rambut bagi perempuan, pre-wedding treatment, sampai perawatan untuk ibu hamil, pasca melahirkan dan saat menyusui. Tidak hanya itu, Latifa juga menawarkan perawatan untuk bayi dan anak bahkan kini menawarkan Latifa Wedding Package. Bagi yang ingin melakukan perawatan di Latifa, Mbak Vera menyarankan untuk melakukan reservasi terlebih dulu. Namun Latifa Mom & Baby Spa tetap membuka layanan home service bagi pelanggan yang tidak bisa keluar rumah. Selain itu Latifa juga mengusung konsep kids friendly zone. Banyak pelanggan yang datang membawa anaknya. Si anak bisa sekalian mencoba perawatan untuk anak yang ditawarkan Latifa atau jika tidak, ada pegawai di Latifa yang membantu menjaga anak selama ibunya melakukan perawatan.


Meski alhamdulillah bisnis salonnya makin berkembang namun Mbak Vera tetap menjadikan keluarga terutama anak-anak sebagai prioritas utama. Salonnyapun hanya berjarak 30 menit dari rumah beliau dan ada kamar yang bisa ditempati Mbak Vera sekeluarga. Sadar kapasitas, paham prioritas, dan tahu batas adalah hal-hal yang diterapkan Mbak Vera supaya bisa mengurus keluarga sambil tetap berbisnis. Waktu dan tenaga dialokasikan untuk prioritas utama yaitu anak-anak. Prioritas berikutnya dilakukan tanpa mengganggu waktu bersama anak-anaknya Faiz (9 th), Dzikri (7 th), dan Aubrey (3 th), atau prioritas lain tersebut didelegasikan ke orang lain.

Mbak Vera bersama ketiga anaknya.

Untuk pendelegasian tugas kepada pegawai diperlukan SOP dan kontrol sistem yang rapi. Karena itu dalam menyeleksi pegawai Latifa Mom & Baby Spa, yang menjadi faktor utama adalah memiliki keinginan untuk bersama-sama terus meningkatkan kualitas diri dan tujuan bekerja bukan hanya sekedar untuk mencari uang. Pegawai di Latifapun dibangun kualitasnya dari luar dan dari dalam. Di Latifa ada training rutin bagi pegawainya yang meliputi public speaking, menulis, fiqh, tahsin sampai training marketing.

Dalam mengelola sebuah bisnis terkadang ada masa semangat seolah menurun. Mbak Vera mengatasinya dengan mengambil rehat sejenak dan menjaga semangat dengan mengingat para pegawai yang menggantungkan rezeki dari Latifa Mom & Baby Spa. Sebagian pegawainya adalah tulang punggung yang menafkahi keluarga mereka. Dengan mengingat hal ini Mbak Vera menjadi lebih semangat mengelola Latifa sebagai pengemban amanah yang dititipkan oleh Allah padanya.

Latifa Training Center.

Lalu apakah Latifa Mom & Baby Spa membuka peluang kerja sama di bidang salon? Mbak Vera menyatakan saat ini sistem Latifa Mom & Baby Spa masih terus dibenahi agar lebih kuat dan teruji. Namun karena banyak pihak yang butuh bantuan untuk membuka salon juga, beliau akhirnya membuka Latifa Training Center untuk membantu mewujudkan mimpi para perempuan lain yang ingin berwirausaha di bidang ini.

Bagi yang tertarik membuka bisnis salon bisa menghubungi Latifa Training Center untuk bekerja sama dan akan diberikan bonus workshop gratis How to Start the Business serta boleh menduplikasi sistem yang dimiliki Latifa. Bagi pemula yang modalnya terbatas tapi ingin membuka bisnis salon juga Latifa memberikan workshop merintis mobile spa. Mbak Vera baru-baru ini juga diundang oleh Dompet Dhuafa Hongkong untuk mengisi seminar wirausaha dan berlanjut ke pelatihan salon muslimah bagi pekerja migran Indonesia di sana.

Pelatihan Salon Muslimah bagi pekerja migran Indonesia di Hongkong.

Bagi rekan-rekan perempuan yang ingin berwirausaha Mbak Vera memberikan beberapa tips. Yang pertama adalah pelajari dulu secara seksama bidang usaha yang ingin dijalani, kedua buat planning atau perencanaan, ketiga jangan tergesa-gesa atau terbawa nafsu, dan yang keempat mulailah bisnis dari yang paling mudah dan kecil dulu dan biarkan berkembang secara bertahap sesuai dengan perkembangan mental kita dalam berwirausaha. 

“Tulisan ini diikutkan dalam Giveaway Semua Tentang Wirausaha yang diselenggarakan oleh

15 comments:

  1. Aku kebetulan berteman di fb tapi ga kenal dekat, cuman tau dari dumay aja. Hehe.. wah ternyata panjang ya cerita bisnisnya :)
    Seru banget

    Sukses ya mba heni GA nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak Rachma. Saya lihat sepintas teman2 blogger juga ada beberapa yang berteman dengan Ms. Vera.
      Makasi ya sudah mampir :)

      Delete
  2. Selalu salut dengan pebisnis yang enggak pelit ilmu. Mau berbagi tips & ilmu ke orang lain, tanpa khawatir & takut kalau besoknya bakal kesaing. Keren ya Mbak Vera ini. Kalau di Jogja ada cabang, udah treatment di sana nih aku... :D

    ReplyDelete
  3. Dibekali platihan fiqh juga??? Mantab inovasinya

    ReplyDelete
  4. Inspiratif sekali Ms. Vera ini ya. Mesti ditularkan ke perempuan lain semangat dan kreatifitasnya. Sukses dengan GA nya ya, Mba :)

    ReplyDelete
  5. Wah kreatif, perawatannya murah-murah pula. Di Malang kapan yaa

    ReplyDelete
  6. Kreatif, perawatannya banyak, dan mungkin sebelum ada go massage atau go glam beliau udah terlebih dahulu bikin salon mobile.

    ReplyDelete
  7. Perjuangannya mantap.. dari mobile sampai punya tempat. Memperhatikan kemajuan pegawainya juga ya..

    ReplyDelete
  8. mantafs banget bisnis mba vera...

    ReplyDelete
  9. Wuih, ada pelatihan fiqh dan tahsin juga ya mba, nggak setengah2 nih Mba Vera menyebar pahalanya. Salut banget dengan usaha mom n baby spa ini.

    ReplyDelete
  10. Wah miss Vera keren sekali, jiwa wirausahanya udah mendarah daging. Nemuu aja cara utk ttp berwirausaha walau hrs berjihad sbg ibu di keluarga. Keren

    ReplyDelete
  11. inspiratif banget mb
    ini harus aku inget banget > Yang pertama adalah pelajari dulu secara seksama bidang usaha yang ingin dijalani, kedua buat planning atau perencanaan, ketiga jangan tergesa-gesa atau terbawa nafsu, dan yang keempat mulailah bisnis dari yang paling mudah dan kecil dulu dan biarkan berkembang secara bertahap sesuai dengan perkembangan mental kita dalam berwirausaha.
    makasih ya mb ud ikutan GA nya
    jadi pengen ketemu langsung dan sharing sama mb vera ^^

    ReplyDelete
  12. Saya salut liat inovasinya. Sepertinya Ibu satu ini ga pernah kehabisan ide.

    ReplyDelete

Silakan berkomentar yang sopan, tapi jangan beri link hidup di postingan ya. Terima kasih sudah berkunjung :)


Hubungi lewat: itshenipuspita@gmail.com
Jangan lupa follow IG @henipuspita29 @letsplayandlearn
Twitter @henipuspita29