Wednesday, September 21, 2016

Agar Ayah dan Anak Tetap Dekat Meski Jarang Bertemu

Agar Ayah dan Anak Tetap Dekat Meski Jarang Bertemu

 “Walau jauh-jauhan sama Papanya, tapi tetap akrab yaaa.”

Begitulah komentar seorang tetangga saat berkunjung ke rumah, terutama saat dulu saya dan Rayyaan sedang mudik ke Bandar Lampung sementara Papanya bekerja di Manado. Baik di Manado maupun di Bandar Lampung, Rayyaan juga sering ditinggal Papanya dinas luar. Alhamdulillah dari dulu kami tidak pernah melihat gelagat Rayyaan merasa canggung dengan Papanya. 


Banyak manfaat bagi perkembangan anak jika ia dekat dengan ayahnya. Dekat maksudnya tidak semata-mata harus bertemu setiap hari ya. Terkadang kondisi mengharuskan anak dan ayah terpisah jarak, misalnya karena sang ayah bekerja atau menyelesaikan studi di daerah lain. Lalu bagaimana supaya anak tetap dekat dengan ayah meski berjauhan dan tidak bisa bertemu setiap hari?

Baca:  7 Tips Merencanakan Liburan Akhir Tahun Nyaman dan Ceria Bersama Anak.

Sejak anak masih bayi usahakan ayah terlibat dalam pengasuhan anak saat ia ada di rumah. Misalnya bergantian dengan ibu memandikan, memakaikan popok, atau menyuapi anak jika ia sudah mulai makan.  Tidak hanya itu, ayah juga bisa mengajak anak bermain, berjalan-jalan, atau membacakan cerita. 


Lalu bagaimana saat ayahnya sedang jauh? Sedari kecil ibu bisa bercerita kepada anak kalau ayah harus pergi bekerja atau belajar. Sambil bercerita ibu bisa sambil memperlihatkan foto ayah atau foto keluarga. Selain itu ibu juga bisa memanfaatkan teknologi untuk membuat ayah terasa dekat. Misalnya dengan mengajak si kecil mengobrol dengan ayahnya lewat telepon setiap hari.

Baca: Home Education.

Tidak hanya itu, teknologi yang semakin canggih memungkinkan anggota keluarga yang berjauhan bisa mengirim pesan suara, mengirim foto, video, bahkan melakukan video call. Yang dibutuhkan hanya smartphone, kartu SIM, serta pulsa murah untuk membeli kuota internet. Dengan bantuan aplikasi di smartphone, anak bisa berbicara sekaligus menatap wajah ayahnya. Dengan demikian saat bertemu lagi anak tidak akan merasa canggung dengan ayahnya, kedekatan anak dan ayah tetap terjaga dan perkembangan anak tetap berlangsung dengan baik.


18 comments:

  1. Teknologi yang semakin canggih membuat yang jauh menjadi dekat yah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya Mbak. Jangan sampai teknologi malah menjauhkan yang dekat. Samping2an tapi sibuk dengan gadget masing2.

      Delete
  2. jadi inget ketika saya ditugaskan ke Banten selama beberapa bulan, pas pulang ke rumah anak saya seperti lupa. untung dia masih usia 1 tahun jadi saya belum terlambat untuk tetap dekat dengan anak saya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Bang, ayahnya juga mesti proaktif kalau anak seperti 'lupa' dengan ayahnya setelah lama ditinggal. Ada tipe ayah yang nggak terbiasa menunjukkan affection ke anak.

      Delete
  3. mendongeng saat akan menidurkan anak....katanya juga bermanfaat untuk lebih mendekatkan hubungan ayah dan anak...katanya sih :)

    ReplyDelete
  4. Mantap infoya kalo nanti saya udah jadi ayah

    Budy | Travelling Addict
    Blogger abal-abal
    www.travellingaddict.com

    ReplyDelete
  5. Betul, Mbak. Ibu harus sering cerita soal ayahnya dan apa profesinya agar anak perlahan paham. Memanfaatkan teknologi juga jadi cara jitu, setuju banget. Saya alhamdulillah dekat sama anak-anak dan sering main bersama karena setiap hari di rumah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pasti anak-anak happy sekali ya setiap hari main sama ayahnya :)

      Delete
  6. orangtua memang memiliki peran penting dalam perkembangan anak... bagus bngt itu mbak..
    biar anak bisa lancar komunikasi dengan orangtua..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya biar anak nggak sungkan buat curhat sama orangtua, terutama kalau sudah masa-masa pubertas dan seterusnya. Jangan sampai kalau ada masalah malah takut mau cerita sama orangtuanya.

      Delete
  7. Memang perlu orang tua itu selalu berusaha meluangkan waktu bersama, baik ayah maupun ibu.

    ReplyDelete
  8. ya memang harusnya seperti itu .

    tapi kadang kalau di perkampungan, hal seperti itu susah juga dilakukan karena beberapa faktor

    ReplyDelete
  9. informasi yang menginspirasi mbak

    insya alloh dalam setiap harinya saya dapat meluangkan waktu untuk dapat dekat dengan anak. biasanya pada waktu weekend menjelang, kami beserta keluarga selalu berliburan bersama dan itu saya rasa sangat epektip sekali.

    ReplyDelete
  10. hal paling aku sukai waktu kecil ketika ayah lagi libur kerja :D :D

    ReplyDelete
  11. suka malu-malu sih kalo mau ngbrol sama ayah

    ReplyDelete

Silakan berkomentar yang sopan, tapi jangan beri link hidup di postingan ya. Terima kasih sudah berkunjung :)


Hubungi lewat: itshenipuspita@gmail.com
Jangan lupa follow IG @henipuspita29 @letsplayandlearn
Twitter @henipuspita29