Cara Belajar yang Gue Banget


Berusaha dan belajar menyatukan hal yang bisa & suka dilakukan dengan hal yang penting dan mendesak, supaya ibu bahagia tapi keluarga dan rumah jangan sampai terabaikan, dan kebahagiaan ibu bisa menular ke suami dan anak-anak.



Memotret 


Saya hobi memotret dan sebenarnya sedang merintis usaha foto produk karena saya ada keinginan kerjasama dengan para pemilik usaha di Lampung. Namun setelah saya pulang liburan akhir tahun dengan suami dan anak-anak, saya sadari bahwa pada dasarnya saya bahagia bisa memotret anak-anak dan kegiatan mereka, serta memotret tempat-tempat yang kami datangi bersama.

Karena itu meski foto produk tetap berjalan, namun akan saya batasi dulu dengan memotret untuk 1-2 klien saja per minggu. Selebihnya saya akan main, jalan-jalan, pada intinya melakukan kegiatan bersama anak sambil memotret. Foto-fotonya bisa saya post di medsos dan di blog khusus kegiatan anak.

Motret produk boleh, tapi jangan lupa dokumentasikan kegiatan dan perkembangan anak-anak.

Kalau saya bahagia saat bisa memotret produk dan menulis review produknya di blog, saya juga bahagia bisa memotret kegiatan anak dan membagikannya di blog. Bahkan hal itu dulu sudah saya lakukan dan saya bahagia melihat foto-foto dan tulisan lama saya. Saya sadari ketidakbahagiaan saya justru karena akhir2 ini kurang mendokumentasikan dan menuliskan cerita saya bersama anak-anak. Supaya lebih semangat, saya ingin belajar cara memotret anak supaya hasilnya terlihat lebih profesional. Caranya bisa dengan membaca berbagai blog fotografi. Karena ini adalah cara yang mudah dan murah untuk saat ini.

Jika ada artikel yang menarik akan saya screencap judul dan catat alamatnya kemudian saya simpan di IG khusus untuk belajar supaya mudah ditemukan.

Baca: Jangan Lupa Bahagia, Mama.

Talents Mapping dan Pandu 45 


Di sekolah Rayyaan pernah ada mini workshop tentang Talents Mapping dan saya juga punya bukunya. Tapi supaya lebih memahami memang harus banyak praktik. Caranya adalah dengan mengajak anak melakukan kegiatan lalu mencoba memetakan berdasarkan Talents Mapping seperti yang pernah saya coba di blog saya. 

Tapi kadang saya malah bingung sendiri dengan terlalu banyak buku atau ide kegiatan anak yang ada di rumah atau di internet. Karena itu saya mencoba lebih fokus ke Pandu 45 sebagai panduan kegiatan anak dalam menerapkan Talents Mapping. Di sini belum ada workshop tentang Pandu 45 namun saya akan belajar dari e-booknya dan  akun-akun Ibu Profesional yang membahas tentang Pandu 45. Selain itu saya juga bisa belajar dari pihak sekolah (guru) karena sekolah anak saya menerapkan Talents Mapping, serta belajar dan berdiskusi dengan teman-teman yang sedang belajar tentang topik ini.

Membuat Kandang Waktu 


Beberapa kali membuat jadwal harian secara terperinci per kegiatan, ternyata malah membuat saya tertekan. Jadi sepertinya yang lebih cocok dengan saya memang sistem kandang waktu:

Jam 4 - 8 urusan domestik
Jam 8 - 12 membersamai anak dan memotret
Jam 12 - 2 beristirahat
Jam 2 - 5 membersamai anak
Jam 5 - 6 urusan domestik
Jam 6 - 8 membersamai keluarga
Jam 8 - 9 menulis blog
Jam 9 - 10 ngobrol dengan suami 

* Dengan catatan, saat adzan langsung sholat sesegera mungkin

Menenangkan Diri Saat Marah 


2 tahun belakangan ini karena tekanan yang dipendam dalam diri saya malah jadi mudah sekali marah. Seolah ada dua sisi yang berperang dalam diri saya. Di satu sisi tau bahwa kalau saya meledak akan memperparah keadaan. Di sisi lain seperti menekan saya untuk melepaskan emosi secara tidak terkontrol dengan alasan bahwa selama ini saya tertekan dan orang lain tidak mengerti diri saya. Karena itu saya butuh ilmu untuk mengelola emosi khususnya mengendalikan diri saat marah.

Salah satu yang bisa saya lakukan adalah dengan menulis di blog sebagai pengingat hal-hal yang membuat saya bahagia. Saya juga suka gambar yang Ibu Septi bagikan di grup. Untuk cara-cara lain mengelola emosi dan menenangkan diri akan saya cari sumbernya baik di blog, buku, maupun video.

Baca: Mama Nggak Boleh Berhenti Belajar.

Meningkatkan Produktivitas Ngeblog tema Parenting


Saya ingin lebih kembali rajin menuliskan cerita saya bersama anak-anak. Karena tujuan saya ngeblog yang sebenarnya yaitu menulis cerita kegiatan bersama anak-anak. Namun supaya lebih produktif menulis juga ada ilmunya dan akan saya gali lewat blogger-blogger yang sering membagikan tips ngeblog seperti Mbak Carolina Ratri dan teman-teman di KEB dan komunitas blogger lain. Ilmunya akan saya adaptasikan untuk menulis blog khusus kegiatan anak.

Banyak absen menulis jurnal kegiatan anak niiih hu hu.



Be First to Post Comment !
Post a Comment

Silakan berkomentar yang sopan, tapi jangan beri link hidup di postingan ya. Terima kasih sudah berkunjung :)


Hubungi lewat: itshenipuspita@gmail.com
Jangan lupa follow IG @henipuspita29 @letsplayandlearn
Twitter @henipuspita29

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9