Keseruan Playdate Science Project & Cooking Class Bersama Ibu Profesional Lampung

Keseruan Playdate Science Project & Cooking Class
Bersama Ibu Profesional Lampung

Apa yang pertama kali terlintas di benak teman-teman saat mendengar "science project?" Melakukan percobaan di lab lengkap dengan memakai jas lab putih ditemani gelas ukur, tabung reaksi, dan cawan petri? Itumah Mak Rayyaan jaman masih kuliah he he. Eh tapi mau bikin proyek sains mah nggak harus nunggu kuliah dulu lho. Anak-anak juga bisa diajak bikin proyek sains. Apalagi kalau bareng-bareng, makin rame makin heboh makin seruuu!


Itulah yang dilakukan Rayyaan dengan teman-teman barunya hari Minggu 25 Maret lalu. Eh nggak semuanya teman baru sih. Rayyaan sudah pernah main dengan beberapa di antaranya kok. Bahkan ada juga yang jadi teman playgroupnya dulu. Kok bisa ngumpul bareng-bareng begitu?

Mumpung acara belum mulai,
kita main sepakbola dulu yuk.
Pic: Dwi Septiani

Ini karena hari itu memang ada acara Playdate Science Project & Cooking Class Bersama Ibu Profesional Lampung. Jadi yang anak-anak main sains, para bundanya praktik bikin pie di rumahnya Mamas Tilo, Adek Apin, Mama Anies, dan Ayah Hari. Kali itu saya yang kebagian jadi PJ playdate, sementara Mama Tilo memandu cooking classnya. So ceritanya acara ini adalah kolaborasi Rumbel Playdate dan Rumbel Boga IP Lampung. 


Jadi asisten Mama bagi-bagi garam halus he he.
Pic: Dwi Septiani

Jam 9 pagi saya, Rayyaan, dan Razqa sudah mendarat manis di rumah Mama Tilo. Biasanya sih kalau ada acara-acara begini, saya minta Papa jadi supporter bagian momong Razqa he he. Tapi karena sudah janji dengan tukang yang mau datang ke rumah, akhirnya bertiga aja deh. Syukur alhamdulillah Razqa sudah lebih sehat jadi Mama bisa tenang ngajak main.

Udah siap main nih!
Pic: Dwi Septiani

Di acara playdate ini ada 3 percobaan yang dilakukan anak-anak:

1. Telur Tenggelam dan Terapung.
2. Meniup Balon dengan Cara Unik.
3. Air Berjalan/Walking Water.

Sementara itu para bundanya praktik membuat dua resep ini:

1. Pie Buah
2. Quiche Lorraine 

Ketiga percobaan itu sebelumnya sudah pernah dilakukan Rayyaan dan saya tulis juga di blog. Tapi lebih seru lho kalau bikinnya bareng-bareng. Biar lebih afdol, saya tulis lagi ya alat, bahan, serta prosedur percobaannya di sini.

TELUR TENGGELAM DAN TERAPUNG

Bahan & Alat:

1. 2 gelas bening (biar telurnya kelihatan he he).
2. Air.
3. Sendok.
4. 6 sdm garam halus.
5. 2 butir telur mentah (jangan telur sambel ya he he).

Suasana playdate di teras rumah Tilo.
Pic: Dwi Septiani

Prosedur:

1. Isi gelas dengan air.
2. Ke dalam salah satu gelas, beri 6 sdm garam halus, aduk dengan sendok.
3. Masukkan sebutir telur ke masing-masing gelas.
4. Amati apa yang terjadi.

Ternyata telur yang dimasukkan ke gelas berisi air biasa tenggelam. Telur yang dimasukan ke gelas berisi air garam terapung.

Hasil percobaan pertama.
Pic: Dwi Septiani

Penjelasan sederhananya begini nih:

Berat jenis telur LEBIH BESAR dibanding berat jenis air biasa, AKIBATNYA telurpun TENGGELAM.

Berat jenis telur LEBIH KECIL dibanding berat jenis air garam, AKIBATNYA telurpun TERAPUNG.


MENIUP BALON DENGAN CARA UNIK

Bahan & Alat:

1. 2 sdm soda kue (atau mau pakai baking powder juga boleh).
2. Sebotol cuka makan (lebih banyak lebih bagus).
3. Sebuah balon.
4. Sebuah botol bekas air mineral.
5. Corong.

Pinter deh pada mau antre.
Pic: Dwi Septiani

Prosedur:

1. Masukkan soda kue ke dalam balon lewat sebuah corong plastik.
2. Isi botol air mineral dengan cuka makan.
3. Pasang balon ke mulut botol (lihat gambar).
4. Angkat balon yang masih kempes hingga lurus sejajar dengan botol dan lihat apa yang terjadi.

Ini balonku, mana balonmu?
Pic: Dwi Septiani

Penjelasannya:

Soda kue jika dicampur dengan cuka makan akan menghasilkan gas karbon dioksida. Gas ini nih yang membuat balonnya jadi menggelembung.


AIR BERJALAN/WALKING WATER

Bahan & Alat: 

1. 6 buah cup puding.
2. 3 jenis pewarna makanan (biru, kuning tua, dan merah rose).
3. Tisu makan.
4. Air secukupnya.

Prosedur:

1. Susun cup puding hingga membentuk lingkaran.
2. Isi 3 wadah dengan air, lalu tetesi dengan pewarna makanan seperti pada gambar.
3. Pasang tisu makan hingga menjadi 'jembatan' antara satu wadah dengan wadah lain.
4. Amati perubahan yang terjadi.

Tuh, cup puding kosongnya mulai terisi kan?
Pic: Dwi Septiani

Penjelasan:

Hal ini terjadi karena peristiwa kapilaritas air. Kapilaritas adalah fenomena naik atau turunnya zat cair dalam suatu pipa kapiler. Air berwarna meresap ke dalam tisu makan dan akhirnya 'berpindah' ke cup puding lain. Dalam percobaan ini selain belajar peristiwa kapilaritas, anak juga belajar konsep warna dasar yang bila dicampur akan membentuk warna lain.


Alhamdulillah ya, saat percobaan pertama telur yang dimasukkan ke dalam air biasa tenggelam semua. Yang dimasukkan ke dalam air garam, terapung semua. Kalau ada yang dimasukkan ke dalam air biasa eh telurnya terapung gimana? Berarti telurnya sudah rusak he he. Baca Hoax Telur Palsu Beredar (Kembali), Simak Tips Membeli Telur Berkualitas Baik.

Di percobaan kedua, anak-anak terlihat senang karena dapat balon dan eh balonnya bisa menggelembung tanpa mereka tiup. Bisa nggak balonnya jadi lebih besar? Bisaa, asal cuka dan baking sodanya lebih banyak he he.

Balonnya Rania paling besar nih.
Pic: Dwi Septiani

Di percobaan terakhir memang butuh waktu ya supaya terlihat percobaanya. Jadi sambil nunggu sambil menjelajah ke sekeliling rumah Tilo he he. Ada juga yang asyik main jual beli sirup pakai air yang ditetesi pewarna makanan hi hi hi.

Ayo foto dulu he he.

Kalau yang cooking class bikin pie gimana nih? Ehm kalau yang ini saya cuma intip-intip aja hi hi karena lebih banyak jaga kandang depan. Tapi yang pasti di teras depan maupun belakang sama-sama rame deh. Tetangga yang lewat kayaknya sampai heran, ada acara apaan ya? He he.

Bunda-Bunda lagi bikin adonan pie.
Pic: Dwi Septiani

Sambil menunggu kulit pienya dipanggang sambil ngemil potluck yang dibawa masing-masing peserta dan makan nasi kuning buatan Mama Tilo. Kelar acara nggak lupa foto-foto plus beres-beres dulu.

Potluck hari ini.
Pic: Dwi Septiani

Ibu Asa punya 2 asisten cilik he he.
Pic: Dwi Septiani

Mama Tilo memandu cooking class.
Pic: Dwi Septiani

Alhamdulillah Rayyaan and Razqa bisa diajak kerjasama. Rayyaan akur-akur aja main dengan anak-anak lain dan Razqa cukup anteng meski nempel Mama terus (soalnya bisa nemplok sama Papa sih ya he he), cuma mewek pas ngantuk and pengen ngemil aja. Berhubung adek nemplok nemplok, Mama jadi nggak sempet jepret-jepret. Makanya nih fotonya banyak minjem foto Bundanya Rania ehehehehe.

Yang ini jadi playdate sensory play
pakai tepung hehehe

Eh tapi kegiatan offline IP Lampung bukan cuma playdate dan cooking class aja lho. Insyaa Allah bakal ada kegiatan-kegiatan lain yang nggak kalah seru. Yang terdekat akan diadakan akhir bulan ini (31 Maret) dan 8 April 2018. Acara apaan??? Tunggu infonya di IG @ibuprofesionallampung yaaaa!!!


Pic: Resi Wulansari


3 comments on "Keseruan Playdate Science Project & Cooking Class Bersama Ibu Profesional Lampung"
  1. Kalau begini, nggak berasa belajar, ya. Seruuu.

    ReplyDelete
  2. wah ini benar2 seru aank dan ibu nambah ilmu ya

    ReplyDelete
  3. Keren banget ya, mantap banget deh seru ya, sayang aku gak bisa hadir hiiks

    ReplyDelete

Silakan berkomentar yang sopan, tapi jangan beri link hidup di postingan ya. Terima kasih sudah berkunjung :)


Hubungi lewat: itshenipuspita@gmail.com
Jangan lupa follow IG @henipuspita29 @letsplayandlearn
Twitter @henipuspita29

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9