Thursday, November 10, 2016

Aku dan Buku: My Reading Habit & Perpustakaan Mini Rayyaan


Saya nggak berani mengkategorikan diri sebagai book freak tapi kalau ke toko buku biasanya lebih sering mengalami pertahanan runtuh dibanding kalau ke toko baju he he, Berterima kasih pada orang tua yang saat saya kecil rajin menyisihkan uang untuk membelikan majalah Bobo, saya jadi suka membaca. Selain majalah Bobo yang sering saya baca dulu adalah buku cerita anak-anak yang saya pinjam di perpustakaan sekolah. 


Ngomong-ngomong soal membaca, saya punya reading habit alias kebiasaan membaca sambil makan. Kalau ada makanan atau camilan enak, rasanya nggak lengkap kalau makannya nggak sambil membaca buku. Sebaliknya, kalau ada buku bagus juga rasanya nggak lengkap kalau membacanya nggak sambil ngemil he he. Jadi sampai sekarang kalau sedang makan sendirian di rumah, sambil duduk di depan meja makan, menyantap makanan dan sambil pegang buku. Idealnya sih makan ya makan aja ya. Tapi kebiasaan ini masih sulit saya hilangkan.

Nangkring di meja.

Nangking di kulkas.

Baca buku sambil makan dan makan sambil baca buku he he.

Jadi imbas punya kebiasaan ini adalah ada buku yang nangkring di ruang makan, ntah di meja makan atau di atas kulkas he he. Yang sering jadi teman makan saya akhir-akhir ini adalah buku-buku karya Laura Ingalls Wilder, itu lho yang seri rumah kecil. Kadang sampai ada dua atau tiga buku nangkring di meja atau di kulkas ha ha. Tapi biasanya si saya rapikan kembali juga di susun di atas rak buku (numpang di atas rak bukunya Rayyaan). Gara-gara sering nyebar buku di ruang makan ini ayah saya jadi penasaran dan ikutan baca buku-bukunya Laura Ingalls Wilder he he.

Kalau dipikir-pikir kesukaan saya memang buku-buku dengan tema cerita anak bukan cerita percintaan he he. Sedikit banyak cerita-cerita anak yang saya baca dulu berpengaruh juga dalam hidup saya. Salut deh dengan penulis cerita anak yang bisa mengemas suatu nilai moral yang ingin disampaikan pada anak lewat cerita yang menarik. Saya jadi ingat saat menghadiri sebuah seminar parenting. Bacaan yang bernilai positif yang dibaca atau dibacakan untuk anak ternyata bisa merasuk ke alam bawah sadar anak dan menjadi benteng pertahanan saat kelak anak besar dan dihadapkan tantangan seperti ada teman yang mengajak melakukan hal-hal yang tidak baik.

Sebagian isi rak bukunya Rayyaan.

Sebagian isi rak bukunya Rayyaan.

Karena itulah setelah menjadi orang tua saya juga ingin Rayyaan punya minat membaca. Jadi saya dan suami menyisihkan uang untuk membeli buku-buku yang insyaa Allah akan memberi pengaruh positif untuk perkembangannya. So far sih bukunya baru dua rak, itupun belum semuanya terisi karena raknya juga dipakai untuk menyimpan puzzle he he. Insyaa Allah nih sedikit demi sedikit koleksinya perpustakaan mininya mau terus ditambah. Rayyaan sendiri suka buku cerita bergambar. Untuk Rayyaan sepertinya memang masih cocok buku dengan tipe yang teks ceritanya belum terlalu banyak serta dilengkapi dengan gambar-gambar menarik.

Wajib dibacakan buku sebelum tidur.

Awalnya sempat khawatir bakal excited nggak nih anak dengan buku. Apalagi Rayyaan tipe anak yang kinestetis. Takutnya nggak betah gitu buka buku atau dibacakan buku lama-lama. Tapi ternyata kekhawatiran saya tidak terbukti. Dibacakan buku sebelum tidur siang atau tidur malam itu bisa dibilang wajib deh. Kadang saya malah dibuat kaget karena dia kok hafal beberapa judul buku atau teks cerita dari buku yang sedang dibacakan he he. Beberapa efek positif dari cerita anak yang dibacakan untuk Rayyaan misalnya, ia sudah paham kalau membuang sampah harus ke tong sampah dan sudah belajar menabung juga. Semoga buku-buku yang dibacakan Mama, Papa, atau Eyang dan Akungnya bisa memberikan pengaruh positif bagi perkembangan Rayyaan (dan insyaa Allah adiknya). Aamiin...




12 comments:

  1. Sesekali saya mau baca buku dengan kudapan bundanya Rayyaan ini ah.....Tulisan yang mencerahkan.

    ReplyDelete
  2. aku juga bacannya BOBO mba waktu kecil.. banyak bener Pengetahuan yang di pelajari disekolah aku dapat dari BOBO. sekarang anak aku yang umur 4 tahun walau belum bisa baca, tapi udah aku belin bobo.. biar dia terbiasa dan ber-imajinasi dengan buku atau majalah, tapi untuk katagori anak-anak ya.. hehehehe..
    www.sistersdyne.com

    ReplyDelete
  3. terima kasih atas inspirasinya, alhamdulilah saya juga suka dengan buku di bandinkan dengan baju baru

    ReplyDelete
  4. baca sambil makan? yang ada malah fokus ke makanannya :D

    ReplyDelete
  5. Raya seneng banget kalau aku bacain pas mau bobo, masalahnya kalau bobo kamar harus mati, jadi kadang peer hihihi. Kebiasaan baca emang harus dipupuk sejak dini, plus orang tuanya juga menularkan kebiasaan ini. Gimana anak mau suka baca buku, kalau ortunya aja ngga pernah baca buku :D

    ReplyDelete
  6. Waduh, itu bukunya meni tebal-tebal gitu?
    saya suka baca juga tapi ga banyak koleksi bukunya.
    Terkait cerita aku dan buku, saya juga pernah ikutan even dengan tema serupa dan alhamdulillah juara pertama, terus karyanya dibukukan, senang banget :)

    Sukses buat GA nya ya :)

    ReplyDelete
  7. Terimakasih sudah mengikuti GA Kisah Antara Aku dan Buku. Nantikan pengumuman pemenangnya di tanggal 15 Nopember 2016.


    Salam,

    Izzah Annisa

    ReplyDelete
  8. Keren bacaannya, aku sekarang malah sanggup baca tabloid, majalah aja xixixi... Selamat ya udah menang GA

    ReplyDelete
  9. syahdu sekali, Buku yang sebagai jendela dunia kini semakin surut setelah sosmed dan internet merasuki pikiran manusia. Mungkin memang di internet lebih mudah dicari, sekarang orang jadi jarang baca buku. saya salut dengan anda, masih gemar membaca buku. semoga menginspirasi semua pengunjung blog ini

    ReplyDelete

Silakan berkomentar yang sopan, tapi jangan beri link hidup di postingan ya. Terima kasih sudah berkunjung :)


Hubungi lewat: itshenipuspita@gmail.com
Jangan lupa follow IG @henipuspita29 @letsplayandlearn
Twitter @henipuspita29