Mengelola Keuangan dengan Metode Kakeibo


Kerasa nggak kerasa ya, tau-tau bulan Februari 2020 sudah mau mendekati akhirnya juga. Gimana dengan resolusi awal tahun yang berhubungan dengan keuangan? Hi hi. Kalau ada yang masih bolong-bolong dalam mencatat pengeluaran, yuk toss dulu ha ha. Nah mumpung sebentar lagi awal bulan Maret, yuk intip catatan kecil saya soal Mengelola Keuangan dengan Metode Kakeibo. 

Tips Memotret Produk Makanan


Alhamdulillah, Kelas Bunda Cekatan Institut Ibu Profesional sudah sampai di minggu ke enam tahap Ulat. Seperti biasa, tiap minggu ada tugas alias PRnya. Kalau kemarin tugas kami adalah berkenalan dengan anggota kelas yang lain dan menanyakan apa sih keluarga favorit mereka, kali ini tugasnya juga masih berhubungan dengan sebelumnya. Kami diminta membawakan makanan yang sesuai dengan tema atau keluarga favorit teman-teman. 

Camping Bareng Anggota Kelas Bunda Cekatan


Kelas Bunda Cekatan sudah masuk pekan ke lima. Kali ini kami para peserta dapat tugas berkenalan dengan mahasiswi lain dan menanyakan keluarga favoritnya. Tapi ada juga yang ikut dua atau tiga keluarga. Mereka yang ikut lebih dari satu keluarga rata-rata sama sih seperti saya, 'bingung' kalau disuruh memilih. Tapi akhirnya memilih mana yang lebih diprioritaskan untuk dipelajari lebih dulu.

Cara Membuat Vlog dengan Smartphone oleh Ricca Nourma Yushita


Sering nonton video di Youtube? Nggak dipungkiri ya sekarang banyak orang ingin menjadi konten creator di Youtube. Alasannya bisa jadi karena ingin memanfaatkan Youtube untuk mendulang rupiah. Wah sama seperti ngeblog dong ya. Kalau memang suka, bisa, dan mampu membuat konten yang bagus dan bermanfaat kenapa nggak? Kan bisa lanjut dari enjoy, easy, excellent, trus ke earn. Dapat kan 4Enya he he. 

Obrolan Bergizi Keluarga Talents Mapping, Kelas Bunda Cekatan Institut Ibu Profesional


Perjalanan saya dan teman-teman di Kelas Bunda Cekatan, Institut Ibu Profesional sudah sampai ke fase Ulat Tahap Ketiga. Kalau biasanya saya mengumpulkan tugas lewat Google Document, kali ini saya langsung menuliskannya di blog. Beberapa tugas terdahulu sudah ada yang saya tulis kembali di sini. Sisanya insyaa Allah menyusul. Sekarang saya ingin bercerita dulu tentang apa sih yang dilakukan para mahasiswi Bunda Cekatan di tahap ini. 

Cara Belajar yang Gue Banget


Berusaha dan belajar menyatukan hal yang bisa & suka dilakukan dengan hal yang penting dan mendesak, supaya ibu bahagia tapi keluarga dan rumah jangan sampai terabaikan, dan kebahagiaan ibu bisa menular ke suami dan anak-anak.

Mama Nggak Boleh Berhenti Belajar


Postingan ini sebenarnya merupakan repost dari PR saya di Kelas Bunda Cekatan. Setelah di minggu pertama para peserta diajak merenungkan apa sih hal-hal yang bisa dan disukai, di minggu berikutnya kami harus membuat jurnal tentang keterampilan apa yang ingin dipelajari. Ini nih jurnal yang saya buat pada saat itu:

Jangan Lupa Bahagia, Mama


Tak disangka pertanyaan seperti ini bisa menggelitik para ibu. Alhamdulillah saya bisa menuliskannya dengan mudah dan cepat. Tapi tak sengaja ada sebuah status lewat di beranda, ada ibu yang merasa bingung tentang apa yang membuat dirinya bahagia. Apa yang dimaksud dengan kegiatan yang membuat bahagia di sini adalah kegiatan disuka dan bisa melakukannya.

"Cuma jawab pertanyaan itu aja kok repot ya?"

HokBen Antasari Hadir dengan Aneka Menu, Layanan, dan Promo Seru


“Mah, nanti kita ke HokBen baru ya!”
“HokBen mana?”
“Itu tuh, mau ada HokBen baru di situ.”

Wah iya, ternyata beneran di Jalan Pangeran Antasari ada store HokBen baru! Si kakak tau aja deh sama logonya HokBen. Ia memang suka menu yang ada di HokBen. Selama ini biasanya makan HokBen hanya di Mall Boemi Kedaton. Sekarang ada tempat yang lebih dekat dari rumah, yes! 

Rabu, 30 Oktober lalu HokBen kedua di Bandar Lampung ini resmi dibuka. Sesuai dengan ekspektasi, outlet yang berdiri sendiri ini memang lebih luas. Gedungnya nggak hanya terlihat keren dari luar, tapi di dalamnyapun keceeeeh. Bagi yang belum sempat mampir ke sini, saya ajak tur keliling HokBen Antasari deh biar tambah pengen mampir, yuuuuuk!!!

Mengatasi Kulit Kering dengan Erhalogy Skin Barrier


Mengatasi Kulit Kering dengan Erhalogy Skin Barrier. Beberapa waktu lalu saya dan teman-teman di komunitas fotografi berkesempatan belajar tentang portrait and hijab fashion photography. Biasanya lebih sering memotret makanan, hari itu saya merasakan bagaimana memotret model yang ayu dan kinclong wajahnya he he. 

Melihat para model tersebut, jadi merasa diingatkan lagi deh tentang perlunya merawat kulit termasuk kulit wajah. Terlebih saat kelar sesi pemotretan dan wefie seru-seruan bareng peserta lain dan para modelnya.