Baru! Syarat dan Biaya Perpanjangan SIM di Bandar Lampung


Nggak kerasa bulan Februari 2019 sudah mendekati akhirnya. Artinya saya sudah harus siap-siap memperpanjang masak berlaku Surat Izin Mengemudi alias SIM saya. Sejak awal bulan ayah saya sudah bolak-balik mengingatkan “Awas lho jangan sampai keburu hangus. Kalau bikin baru dari awal nanti repot dan lebih mahal.” Hi hi hi. Iya deeeeh.


Kalau dulu saya memperpanjang SIM di sebuah supermarket di kota Bandar Lampung, namanya Chandra Dept. Store. Orang Lampung pasti tau lah yaaa. Pan tiap belanja pasti ngumpulin kupon undiannya, iya kaaan? He he.

Baca juga: Kenal Lebih Dekat dengan HokBen Lampung dan Menunya yang Wajib Dicoba.


Jadi di Chandra ini dulu ada pojok khusus tempat orang bisa mengurus perpanjangan SIM. Tapi dengar-dengar sih tempat itu sudah ditutup. Saya sebenarnya belum memastikan keakuratan informasinya, lha wong kalau ke sini mesti Sabtu or Minggu. Pojok SIM kan bukanya hari kerja.


Biar nggak kecele, saya memutuskan memperpanjang SIM di mobil SIM keliling aja. Wlo bukannya nggak pake deg-degan sih. Pertama saya takut salah jadwal. Takutnya udah ke lokasi A eh ternyata mobil SIMnya mangkal di tempat lain. Kan jadi pance. Trus saya juga agak khawatir kalau tiba-tiba petugasnya bilang “Maaf blangkonya sudah habis.” macam waktu pak suami datang ke tempat mangkanya mobil SAMSAT keliling (padahal datengnya pagi lho!). Akhirnya saya bikin planning dulu nih sebelum berburu mobil SIM keliling.

Baca juga: Liburan Singkat ke Krui, Pesisir Barat, Lampung.


Persiapan Hunting Mobil SIM Keliling di Bandar Lampung


1. Mempersiapkan fotokopi KTP dan SIM sebelum hari H.
2. Cari tau jadwal rutin mobil SIM keliling lewat browsing dan tanya ke teman-teman.
3. Menghubungi ibu gurunya Rayyaan karena si bocah terpaksa izin nggak masuk sekolah, takut saya bisa nganter tapi nggak bisa njemput hu hu.
4. Menyiapkan uang lebih dari info biaya yang beredar di internet, karena infonya sih biaya memperpanjang SIM sudah naik.
5. Berangkat lebih awal dari jam mangkal mobil SIM keliling, antisipasi biar nggak kehabisan blanko.
6. Membawa stroller untuk Razqa biar bisa rebahan sambil menunggu saya.
7. Membawa bekal untuk anak-anak.
8. Membawa pena sendiri.
9. Menyelesaikan pekerjaan nggak mefet deadine jadi bisa hunting mobil SIM keliling dengan tenang, eaaaa ha ha.


Saya memutuskan untuk memperpanjang SIM pada hari Selasa, 19 Februari lalu. Memang baiknya sih nggak mepet-mepet ya, 14 hari sebelum masa berlaku SIM hangus kita sudah boleh mengurus perpanjangannya kok. Jangan nunggu hangus dulu karena ada lho yang belum paham, datang ke petugas SIM keliling bawa SIM yang sudah koit. Ya jelas ditolak laaa. 

Hari Selasa jadwalnya mobil SIM keliling mangkal di depan deretan ruko Way Halim di Jalan Ki Maja. Nah, Ki Maja kan ada yang ke kanan, ada yang ke kiri kalau dari perempatan. Saya harus ke mana dong? Alhamdulillah dapat info dari Bang Rangga, ownernya @infoBDL sekaligus teman di Tapis Blogger. “Rukonya yang di dekat Bank BTN, Mbak. Ada juga mobil SIM keliling di depan Tugu Juang dekat Kantor Pos.” Karena lebih dekat ke Ki Maja, saya cuzz ke sana aja. Klo di dekat Tugu Juang tuh ada toko-toko mainan gitu nanti malah kena pajak anak-anak hi hi hi.


Jadwal Mobil SIM Keliling di Kota Bandar Lampung


Jadi di Bandar Lampung ini ada 2 mobil SIM keliling, yang pertama mobil SIM keliling DITLANTAS POLDA LAMPUNG dan yang kedua mobil SIM keliling POLRESTA Bandar Lampung. Ini nih jadwalnya berdasarkan info SIM keliling:

Lokasi Jadwal Pelayanan SIM Keliling Polresta Bandar Lampung


Senin: Giant Kedaton.
Selasa: Parkiran Ruko Ki Maja (samping Bank BTN).
Rabu: Giant Kedaton.
Kamis: Parkiran Ruko Ki Maja.
Jumat: Pendopo (Rumah Dinas Gubernur).

Lokasi Jadwal Pelayanan SIM Keliling Ditlantas Polda Lampung


Senin: Museum Lampung.
Selasa: Tugu Juang (depan Kantor POS).
Rabu: Museum Lampung.
Kamis: Tugu Juang.
Jumat: Gerbang BKP Kemiling.

Baca juga: Jepret Asyik di Puncak Mas, Lampung.


Pas sampai di ruko Ki Maja jam 9.45 pas banget petugasnya lagi siap-siap buka lapak. Sudah ada seorang bapak yang mau memperpanjang SIM juga.  Syukurlah si bapak itu yang datang duluan. Kalau nggak ntar saya yang diajak bapak polisi buat foto bareng sebagai pengunjung pertama he he. Eh ini beneran lhoooo. Pengunjung pertama diajak foto bareng petugas. Mungkin untuk menghilangkan kesan seram (eh maap ya Pak) yang kadang timbul di pikiran masyarakat kalau harus mengurus ini dan itu. Tapi petugas mobil SIM kelilingnya baek and ramah koooook. 

Syarat dan Biaya Perpanjangan SIM di Bandar Lampung


Setelah si bapak pengunjung pertama dan petugas foto-foto, layanan perpanjangan SIM resmi dibuka tepat jam 10.00 WIB. Ngapain aja saya di sana, skalian deh ya saya cerita di sini. Kalau ada yang mau memperpanjang SIM dan mau tau syarat dan biayanya, plis buka blog ini lagi hi hi.

1. Mempersiapkan fotokopi KTP dan SIM yang masih berlaku masing-masing 3 lembar. Kalau lupa membawa fotokopian, di deretan ruko Ki Maja ada kok tempat fotokopian. 
2. Membawa KTP asli.
3. Membawa SIM asli yang akan diperpanjang.
4. Mempersiapkan surat keterangan sehat namun kita juga bisa mendapatkannya di mobil SIM keliling (ada petugas kesehatannya juga).
5. Mengisi blanko permohonan perpanjangan SIM yang diberikan petugas (ada contoh pengisiaannya kok).
6. Mengisi lembar tes psikologis (per 2018 ada syarat seperti ini dan ada juga petugas khususnya di mobil SIM keliling).
7. Mempersiapkan biaya sebagai berikut (bawa uang pas ya!): 
- Rp 100.000,- untuk tes psikologis (dibayarkan ke petugas tes).
- Rp 30.000,- untuk tes kesehatan (dibayarkan ke petugas kesehatan).
- Rp 75.000,- untuk perpanjangan SIM C dan Rp 80.000,- untuk perpanjangan SIM A.


Proses Perpanjangan SIM di Mobil SIM Keliling


Untuk memperpanjang SIM A, total biaya yang harus saya keluarkan adalah sebesar Rp 210.000,-. Karena ada tes psikologis biaya memperpanjang SIM jadi bertambah hampir 2x lipat. Untung baru dapat transferan invoice wkwkwkwk. Tes psikologisnya sendiri gampang-gampang susah sih. Kasi tau nggak ya contoh pertanyaannya? 

Tesnya sih berupa pertanyaan tertulis dan kita harus memilih jawaban SETUJU, TIDAK SETUJU, SANGAT TIDAK SETUJU gitu deh. Ya dinikmati saja ya pertanyaannya dan jawab sesuai dengan diri sendiri. Jangan jawab nggak suka ngebut kalau aslinya suka ugal-ugalan di jalan wkwkwk.


Kelar pengisian blanko, tes psikologis, dan tes kesehatan, saya diminta menunggu sementara petugas melakukan pengecekan. Setelah itu saya dipanggil masuk ke mobil untuk sesi pemotretan hi hi. Sebelum difoto, petugasnya ada beberapa pertanyaan nih (duh deg-degan). Pertama saya diminta menyebutkan nama dan NIK di KTP. 

Boleh nyontek di KTP nggak? Ya atuh bolehlah. Saya juga nggak hafal NIK saya ha ha. Setelah itu petugas mengecek data berdasarkan NIK dan menyebutkan alamat saya berdasarkan data kependudukan. Kemudian petugas mengisi data untuk SIM baru dan saya siap-siap pasang gesture yang oke buat difoto ahahaha. 

Tapiiiiiiiiiiiii yang ada saya senyumnya kurang lebar jadi foto SIMnya ya gitu deh. Gara-gara agak terpukau sama blitz Canon EOS 1200Dnya. Ya namanya juga foto di dalam mobil SIM keliling, pencahayaanya kan kurang wlo kalau pakai blitz kulit saya jadi mengkilap. Ih protes aja deh, Mbak. Emang dipikir ini studio foto? Ha ha.

Kelar sesi tanya jawab dan pemotretan saya diminta menunggu SIM barunya selesai dicetak. Di mobil SIM keliling memang ada alat untuk mencetak kartunya. Wiii pasti mahal ya. Tapi kalau memang bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat kan bagus dong. Nggak butuh waktu lama, SIM baru sayapun jadi. 

Saya sampai di ruko Ki Maja sekitar jam 9.45 dan sudah dapat SIM baru sekitar jam 10.30. Jadi nggak sampai 1 jam deh prosesnya. Wah jadi sebenarnya Rayyaan nggak perlu izin sekolah ya ha ha, Duh maap ya bu guru, soale si mama kwatir prosesnya bakal lama and bisa telat jemput.


Ternyata di ruko Ki Maja juga ada toko mainan, pas di belakang tempat mangkal mobil SIM keliling hwahahaha. Ada yang sempet mupeng pengen mainan baru, tapi saya bilang “Nggak sekarang ya, Kak. Kan Mama baru bayar SIM, uangnya buat pesen Go-Food aja.” hi hi hi. 

Oh iya, selama proses perpanjangan SIM ini juga saya ditemani ayah saya, sealnya bulan depan insyaa Allah gantian beliau yang harus memperpanjang SIMnya. Pengen tau sekarang apa aja syarat dan biaya memperpanjang SIM di Bandar Lampung, bahkan sudah prepare fotokopi KTP dan SIMnya segala he he. Buat man-teman yang mau memperpanjang SIM juga, siapkan persyaratannya dan jangan menunggu SIMnya keburu hangus. Telat 1 haripun harus mengulang proses membuat SIM baru lho dan nggak bisa dilakukan di mobil SIM keliling!

2 comments on "Baru! Syarat dan Biaya Perpanjangan SIM di Bandar Lampung"
  1. Klo 2 bulan lagi baru mau habis masa berlakunya, bisa diperpanjang dari sekarang ga ya?

    ReplyDelete
  2. wah enak ya kalau ada mobil spt ini, mudah dijangkau

    ReplyDelete

Silakan berkomentar yang sopan, tapi jangan beri link hidup di postingan ya. Terima kasih sudah berkunjung :)


Hubungi lewat: itshenipuspita@gmail.com
Jangan lupa follow IG @henipuspita29 @letsplayandlearn
Twitter @henipuspita29

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9