Sunday, November 5, 2017

40 Cara Meredakan Marah

Gambar: Pixabay.com

Sejak Senin 30 Oktober lalu saya mulai kuliah lagi. Kuliah apaan? S2? Bukaaaan! S3? Duh apalagi ini. Ya jelas bukan he he. Setelah ketinggalan batch sebelumnya, alhamdulillah saya bisa mendaftar ke kelas Bunda Sayang yang diadakan komunitas IIP (Institut Ibu Profesional). Mau tau nggak berapa lama kuliah di kelas online ini? Seminggu? Sebulan? Tetooooot! Waktu kuliahnya setahun, Moms!!! Mesti banyak stok semangat nih. Tapi melihat materi kuliahnya insyaa Allah memang diperlukan dan bermanfaat banget untuk para ibu. Dan materi pertama kelas Bunda Sayang adalah Komunikasi Produktif.


Baru dapet materi pertama aja saya udah merasa kesentil-sentil. Soalnya memang ngerasa cara berkomunikasi saya belum produktif, terutama ke anak especially lagi ke si kakak. Sekarang lagi gampang upset bin ngambek. Trus kadang ngambeknya nular ke anggota keluarga yang lain ups he he. Kalau nggak ada Papanya, jadilah saya suka merasa sendirian, 1 versus sekian anggota keluarga yang lagi singat singut ha ha. Lelah hayati, Bang. Jadi saya memang perlu upgrade ilmu deh biar nggak mudah ikut-ikutan baper. Kasian juga kan bocah-bocah kalau melihat yang sudah dewasa kok malah baperan.

Gambar: Pixabay.com

Tapi bukannya saya nggak punya kekhawatiran. Tetap aja ada rasa was-was takut nggak bisa mengendalikan emosi. Jadi ibu itu ya, meski sebenarnya emosi, bete, marah, suntuk, tapi mesti cepet normal lagi. Pesen dari para fasilitator di kelas Bunda Sayang, jangan pakai istilah “masalah”, tapi gunakan kata “tantangan” supaya nalar bekerja mencari solusi. Jadi beberapa hari lalu saya iseng tapi serius buat survey di status yang intinya kurang lebih:

“Kalau lagi bete berat, suntuk, marah, sementara harus kembali normal dalam waktu cepat, selain istighfar/doa/wudhu/cuci muka, apa yang dilakuan biar bisa adem lagi dalam waktu 5-15 menit?”

Dan alhamdulillah yang menanggapi buanyaaak banget. Nggak cuma para Mommies yang ngasi tanggapan, ada juga bapak-bapak yang sharing. Tapi ada juga yang bilang “Emang you bisa marah? Biasanya klo marah kan disimpen dalam hati.” Aih ada temen lama buka kartu hi hi hi. Iya sih saya kalau marah, kesel dsb dsb kadang suka dipendam aja, tapi kalau toleransi lagi rendah jadi ngomel-ngomel nggak jelas juga. Padahal marah adalah pintu terbesar jin (syaitan) untuk bisa menyesatkan manusia (Baca juga postingan: Cara Mengusir Jin dari Manusia yang saya dapat dari kelas parenting di sekolah Rayyaan). Tapi teteeep aja iman ini suka lemah hiks. Karena itu saya jadi pengen tau deh selain berdoa, teman-teman pakai cara apa supaya marahnya cepat reda.

Gambar: Pixabay.com

Terima kasih ya untuk semua tanggapannya. Setelah membaca-baca jawabannya, saya  mengkategorikan jawaban tersebut jadi 2 kelompok. 

Cara Meredakan Marah dalam Waktu Kurang dari 30 Menit:

1. Minum air putih, tarik nafas panjang, dan duduk sejenak. Lebih bagus lagi kalau sambil makan cokelat.
2. Makan mie instan sambil ngopi.
3. The one and only and always: makan mie instan!
4. Makan, yang ada manis-manisnya gitu.
5. Minum teh manis jambu.
6. Minum air putih.
7. Minum air, wudhu.
8. Tinggalkan sejenak yang sedang tantrum. Duduk, minum air putih, baca webtoon.
9. Buka medsos, terutama Facebook.
10. Makan.
11. Keluar kamar sebentar, lalu masuk lagi.
12. Makan yang enak-enak.
13. Menyendiri di kamar, kunci pintu, tidur-tiduran sambil nglurusin pinggang.
14. Buka medsos (FB, IG), nonton video.
15. Nangis sepuasnya di pojokan.
16. Berbaring.
17. Duduk di teras supaya kena angin segar sambil atur nafas dan istighfar.
18. Baca ta’awudz.
19. Tarik nafas dalam-dalam. Tinggalkan sumber marahnya. Baca ayat kursi, Al Fatihah, dan 3 Qul. Diulangi terus sampai jin pembawa amarahnya pergi.
20. Lihat anak bayi.
21. Sobek-sobek tas kresek.
22. Makan coklat.
23. Keluar rumah, lihat-lihat tanaman, kasi makan kucing, cari udara segar.
24. Mandi.
25. Tarik nafas dan mencoba tersenyum.
26. Smule.
27. Makan bakso yang pedas.


Gambar: Pixabay.com

Cara Meredakan Marah dalam Waktu 30 Menit atau Lebih:

1. Shopping, biar mood jadi lebih oke.
2. Dandan.
3. Nonton video di youtube, nyuci piring sambil banting-banting piring dikit hi hi, window shopping di market place.
4. Tidur.
5. Aerobik dan Zumba.
6. Shopping dan nonton drama Korea.
7. Beli es krim, nikmati sambil duduk santai di mana aja yang nyaman. Nggak ada es krim ya nikmati apa yang manis-manis, biar semua terasa manis, eaa.
8. Nyikat kamar mandi, beres-beres untuk menyalurkan energi negatif. Trus kalau sudah capek, tidur. Bangun jadi seger.
9. Jalan-jalan ke toko buku.
10. Naik motor keluar, ke mini market, beli minuman dingin.
11. Makan es krim, minum kopi, makan enak, belanja.
12. Jalan-jalan keluar rumah bareng anak-anak, keliling komplek/main di depan rumah, yang penting anak bisa main sendiri.
13. Kasi anak aktivitas yang bikin anteng. Mainan tepung or bedak juga nggak apa-apa. Kalau emak sudah normal baru deh diberesin.

Waah banyak ya caranya. Mau nyobain yang mana nih? Pokoknya terima kasih banget deh buat tips yang dishare di status saya. Ada yang punya cara yang sama dalam meredakan rasa marah. Semuanya bermanfaat banget untuk saya dan insyaa Allah juga buat yang membaca postingan ini.

2 comments:

  1. Wah, jawabanku juga dimasukin.. Tengkyu mbaak 😃

    ReplyDelete
  2. Aku setuju ama poin 'makan yang enak-enak' --> bener banget, dengan makan enak jadi semacam kayak mood boster :D

    ReplyDelete

Silakan berkomentar yang sopan, tapi jangan beri link hidup di postingan ya. Terima kasih sudah berkunjung :)


Hubungi lewat: itshenipuspita@gmail.com
Jangan lupa follow IG @henipuspita29 @letsplayandlearn
Twitter @henipuspita29