Tuesday, March 15, 2016

#CukupSatuTetes Lifebuoy Clini-Shield10 Shower Gel untuk Perlindungan si Anak Kinestetik


Para orangtua pasti sudah pernah mendengar istilah Multiple Intelligence atau Kecerdasan Majemuk. Konsep mengenai berbagai tipe kecerdasan ini pertama kali dicetuskan oleh Dr. Howard Gardner dari Harvard University pada tahun 1983. Menurut Gardner kecerdasan mempunyai arti yang luas dan tidak bisa diukur dengan batasan kemampuan verbal dan matematis saja. Kecerdasan seharusnya diukur berdasarkan kemampuan anak bukannya faktor ketidakmampuan anak. Gardner percaya bahwa setiap anak memiliki lebih dari satu jenis kecerdasan dan mampu menggunakan kecerdasan tersebut untuk memecahkan masalah dan menciptakan produk-produk baru.

Pada awalnya tipe kecerdasan dalam konsep kecerdasan majemuk yang dicetuskan Gardner hanya berjumlah 7. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, tipe kecerdasan bertambah menjadi 10, yaitu:

1. Kecerdasan linguistik atau bahasa.
2. Kecerdasan visual-spasial atau gambar.
3. Kecerdasan logika-matematika.
4. Kecerdasan musikal.
5. Kecerdasan gerak tubuh-kinestetik.
6. Kecerdasan intrapersonal.
7. Kecerdasan interpersonal.
8. Kecerdasan natural.
9. Kecerdasan spiritual.
10. Kecerdasan eksistensial.


Semua tipe kecerdasan tersebut pada dasarkan ada dalam diri anak sejak dilahirkan. Namun seiring pertumbuhan dan perkembangan yang dialami seorang anak, biasanya ada dua atau tiga jenis kecerdasan yang paling menonjol dibanding jenis kecerdasan yang lain. Sebagai orang tua saya merasa perlu mengamati tipe kecerdasan mana dalam diri anak saya Rayyaan yang lebih menonjol dibanding tipe kecerdasan lain. Harapannya tentu saja supaya saya juga bisa mendeteksi minat dan bakatnya, kedekatan dan komunikasi saya dengan Rayyaan menjadi lebih baik dan bisa merencanakan kegiatan positif yang sesuai dengan tipe kecerdasannya.

Salah satu tipe kecerdasan Rayyaan yang paling menonjol adalah Kecerdasan Gerak Tubuh-Kinestetik. Beberapa karakteristik anak dengan kecerdasan gerak tubuh-kinestetik adalah:
1. Cenderung menyukai aktivitas fisik.
2. Senang menyentuh dan memegang benda-benda di sekitarnya.
3. Menyukai olahraga atau bidang seni gerak seperti menari.
4. Lebih mudah belajar dengan menggunakan gerakan atau praktik langsung dibanding hanya melihat gambar.
5. Bisa meniru gaya orang lain.
6. Banyak menggunakan gerakan tubuh saat bercerita.

Setiap kecerdasan yang ada dalam diri anak juga perlu distimulasi, terutama tipe kecerdasan yang lebih menonjol. Karena kecerdasan, minat, dan bakat biasanya berhubungan. Bakat anak apabila dikembangkan sesuai dengan konsep kecerdasan majemuk kelak bisa menjadi profesi yang sesuai dengan passion anak. Untuk menstimulasi minat dan bakat anak dengan kecerdasan gerak tubuh-kinestetik seperti Rayyaan ada banyak hal yang bisa dilakukan seperti:

1. Melibatkan Rayyaan dalam kegiatan atau aktivitas sehari-hari.



Terkadang saya suka merasa kehabisan ide kegiatan yang bisa saya lakukan bersama Rayyaan. Jadi saya melibatkannya dalam aktivitas sehari-hari selama tidak membahayakan baginya. Misalnya saja mengajaknya ikut menyapu lantai. Terkadang Rayyaan menemani saya membilas baju. Kadang-kadang saya juga sengaja melatihnya mencuci kaus kakinya sendiri atau mencuci beberapa peralatan makan plastik. Di akhir pekan biasanya ia ikut mencuci mobil bersama Papanya. 

2. Melibatkan Rayyaan dalam kegiatan olahraga dan olahgerak yang sesuai dengan usianya.


Sejak bulan Januari lalu Rayyaan mulai bergabung di sebuah kelompok bermain. Sebelum masuk kelas biasanya ia dan teman-temannya melakukan warming up dulu di halaman sekolah selama 30 menit. Kegiatan yang ia lakukan bermacam-macam seperti dari senam atau memainkan permainan tradisional yang melibatkan gerakan tubuh. Selain itu sekolah Rayyaan juga rutin mengadakan kelas renang untuk para siswa. Sementara di rumah Rayyaan sering bermain sepeda, mobil-mobilan, bermain bola, berlari, juga memanjat.

3. Mengajak Rayyaan melakukan kegiatan untuk mengasah keterampilan motorik halus.


Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar misalnya menendang, berlari dan naik turun tangga. Sementara motorik halus berhubungan dengan otot kecil dan koordinasi mata-tangan. Rayyaan cenderung lebih suka melakukan kegiatan yang berhubungan dengan keterampilan motorik kasar. Karena itu saya harus sering juga mengajaknya melakukan kegiatan untuk mengasah keterampilan motorik halusnya. Contoh kegiatan yang Rayyaan lakukan adalah memasukkan cotton bud ke sedotan sesuai warnanya dan bermain dengan pipet tetes. Selain itu baik di rumah dan di kelompok bermain ia juga diajak membuat berbagai kerajinan tangan atau prakarya. 

4. Mengubah cara belajar Rayyaan dengan lebih banyak melibatkan gerakan dan sensasi sentuhan.


Anak seperti Rayyaan lebih mudah memahami suatu konsep dengan menggunakan gerakan dan sensasi sentuhan. Karena itu memang lebih asyik baginya jika diajak belajar lewat praktik langsung dibanding hanya melihat gambar dan mendengar suaranya saja. Misalnya saat belajar tentang tomat, selain melihat gambarnya di buku Rayyaan saya ajak melihat dan memegang buah tomat yang tumbuh di halaman atau memegang berbagai buah dan sayur di supermarket. Selain itu saya juga sering mengajaknya melakukan berbagai eksperimen sains sederhana seperti dengan es, playdough, kapas, minyak, dan berbagai bahan lain dengan bermacam tekstur.

Karena tipe kecerdasan ini berhubungan serta dengan gerak tubuh dan indera peraba Rayyaan maka sebagai orangtua saya perlu lebih waspada menjaga keamanannya dari kemungkinan jatuh atau terluka. Tidak hanya itu saya juga perlu waspada akan ancaman kuman yang terus berevolusi lebih cepat dan kuat seiring berjalannya waktu.

Ada beberapa benda yang ternyata berpotensi banyak mengandung kuman misalnya karpet, gagang keran, dudukan toilet, pengering tangan, troli belanja, pegangan pintu, bahkan mainan. Anak yang aktif seperti Rayyaan rentan terpapar kuman yang bisa menyebabkan penyakit. Belum lagi cuaca yang kerap berubah-ubah dan bisa membuat anak mudah sakit bahkan bisa menulari temannya. Karena itu saya merasa perlu menjaga kesehatan Rayyaan baik dari luar maupun dalam tubuh

Untuk menjaga kesehatannya dari dalam tubuh saya selalu berusaha memberikan makanan yang bergizi seimbang untuknya, rutin memberinya madu serta tidak lupa membawanya ke tenaga kesehatan untuk diimunisasi. Sementara untuk perlindungan dari luar tubuh yang saya lakukan adalah mengajak Rayyaan untuk rajin mencuci tangan misalnya sebelum makan dan sesudah menggunakan toilet. Selain itu saya juga mengajaknya mandi dengan sabun anti bakteri Lifebuoy Clini-Shield10 Shower Gel Konsentrat misalnya sesudah pulang sekolah atau setelah lama bermain di luar rumah.


Mengapa saya memilih Lifebuoy Clini-Shield10 Shower Gel? Karena sabun anti kuman seperti Lifebuoy Clini-Shield10 Shower Gel ini paling efektif dalam membunuh kuman di kulit. Produk inovasi perlindungan baru dari Lifebuoy ini juga baik digunakan untuk kulit dengan luka ringan sehingga dapat mencegah infeksi kuman dari luar. Cocok sekali untuk Rayyaan yang aktif. Saat ia terjatuh karena berlari di halaman dan ada luka kecil di lututnya, saya tidak perlu khawatir akan timbul infeksi di luka tersebut. Kelihatannya sepele ya, namun saya pernah mengalami infeksi yang cukup parah akibat luka kecil di kepala. Jadi saya tidak ingin hal itu juga terjadi pada Rayyaan. Selain itu Lifebuoy Clini-Shield10 Shower Gel cukup efektif mengurangi biang keringat yang sering timbul di punggung Rayyaan. Dulu ia pernah mengalami biang keringat cukup parah karena cuaca panas sampai kulitnya merah agak terkelupas dan harus dibawa ke dokter.


Kelebihan lain Lifebuoy Clini-Shield10 Shower Gel adalah kemasannya yang berbentuk tube jadi isinya tidak mudah tumpah namun tutupnya tetap mudah dibuka. Sabun shower gel ini juga mudah dibawa kemana-mana misalnya saat Rayyaan akan pergi berenang di sekolah. Apalagi produk ini ada kemasan ukuran kecil.

Yang paling saya suka dari produk ini adalah iritnya. #CukupSatuTetes sabun keluarga ini bisa menghasilkan busa yang melimpah dan bisa menjangkau bagian tubuh hingga yang sulit dijangkau. Sesudah mandi tubuh Rayyaan terasa bersih, wangi, dan segar dan yang terpenting kandungan Active Naturol Shieldnya bisa memberikan perlindungan kuman 10 x lebih baik untuk Rayyaan. 


Selama kurang lebih dua bulan pemakaian Lifebuoy Clini-Shield10 Shower Gel ini yang saya amati adalah Rayyaan menjadi lebih bersemangat mandi, terutama karena ia bisa memilih ingin menggunakan shower gel yang berwarna merah (Complete) atau hijau (Fresh). Ia juga jadi tidak mudah sakit dan apabila sakit (sejauh ini hanya batuk pilek ringan) alhamdulillah sakitnya tidak lama dan ia tetap semangat beraktivitas (tidak lesu).

Selain itu biang keringatnya juga berkurang dan yang terpenting saya tidak merasa khawatir jika ia banyak beraktivitas dan bergerak di luar ruangan atau penasaran ingin memegang berbagai benda yang ia lihat karena. Bagi Ayah Bunda yang memiliki anak tipe kinestetik seperti Rayyaan, mari berikan stimulasi optimal untuk meningkatkan kecerdasan mereka dan berikan perlindungan 10 x lebih baik terhadap kuman dengan #CukupSatuTetes Lifebuoy Clini-Shield10 Shower Gel.



Bacaan:

Lifebuoy Indonesia.
Let's Play and Learn.
Buku Deteksi Minat Bakat Anak, Optimalkan 10 Kecerdasan pada Anak oleh Andin Sefrina.
Seminar Melejitkan Kecerdasan anak dengan MIR oleh Karim Santoso, S.Pd, M.Si.
Parenting Indonesia - Motorik Kasar vs Motorik Halus.
Reader Digest - 9 Benda yang Lebih Kotor dari Dudukan Toilet.

16 comments:

  1. produk terbaru dari lifebouy ya mbak....sementara ini belum nyoba sih..cukup satu tetes aja ya mbak cukup hemat dan banyak manfaatnya...

    ReplyDelete
  2. Aku belum pernah coba sabun ini, tapi kalau cuma satu tetes aku gak percaya iihh.. Secara aku pakai sabun aja bisa sampai 4x mompa nya hehehe boros.. Harus coba nih, harus coba..

    ReplyDelete
  3. Marwah seneng banget dengan busa sabun ini yang melimpah, setiap mandi dia suka berlaga sedang masuk iklan, haha katanya Cukup satu tetes sambil memnmcet sabun :D hehe

    ReplyDelete
  4. Belum pernah nyobain produknya.
    Kalau cukup satu tetes dan perlindungannya lebih kuat, saya rasa patut dicoba.

    ReplyDelete
  5. Wah.. rayyan serius bgt wajahnya setiap belajar ya.. makanya menyerap ilmu yg di kasih dgn baik.. hehehe..
    Emang lifebuoy baru ini bagus buat anak2 yg aktif

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau belajarnya sambil main Rayyaan lebih suka Mbak hehe. Iya bener kalau anak aktif perlu sabun yang 'aktif' juga

      Delete
  6. Saya biasa pake sabun lifebuoy cair untuk mandi. Kalo produk yang satu ini, blom coba. Lebih irit kali ya..

    ReplyDelete
  7. Ah itu videografia ato apa namanya mbak. Keren aja deh...
    Aku suka bgt krn lifebuoy yg ini praktis n khasiatnya mantap

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Mak :) Praktis juga ya buat dibawa-bawa

      Delete
  8. Adeknya kayanya semangat belajar banget ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apalagi kalau belajarnya melibatkan gerakan motorik kasar hehe

      Delete
  9. jadi gak khawatir anak beraktivitas apapun. Kebersihan diserahkan sama sabun anti kuman ini :)

    ReplyDelete
  10. Wah rayyan asik banget maennya :) saya juga suka model baru ini lebih praktis ya

    ReplyDelete

Silakan berkomentar yang sopan, tapi jangan beri link hidup di postingan ya. Terima kasih sudah berkunjung :)


Hubungi lewat: itshenipuspita@gmail.com
Jangan lupa follow IG @henipuspita29 @letsplayandlearn
Twitter @henipuspita29