4 Aktivitas Favorit Razqa di Luar Rumah


We all had a playroom growing up, it was called “outside.”

Saat saya menutup mata dan membayangkan masa kecil saya, hal pertama yang terlintas adalah bermain bersama para sepupu di rumah mbah kakung. Apa saja yang kami kerjakan? Bermain sepeda, masak-masakan, menangkap ikan, kejar-kejaran, dan masih banyak lagi. 

Di rumahpun saya juga sering bermain dengan tetangga yang sebaya. Dulu di sekitar rumah saya banyak kebun dan pabrik batu bata. Ya itulah taman bermain saya dan teman-teman. Meski aslinya saya tipe anak yang cenderung kalem, tapi tetap saja bermain di luar selalu jadi hal yang menyenangkan. 

Lalu bagaimana dengan Rayyaan dan Razqa? Sekarang kan makin terbatas lahan yang bisa digunakan untuk bermain. Apalagi dari segi keamanan juga tidak seperti dulu lagi. Saya akui agak was-was kalau mau membiarkan anak-anak bermain di luar seperti saya dan sepupu serta teman-teman dulu.


Alhamdulillah sekolah Rayyaan adalah sekolah alam dengan halaman yang luas. Jadi ia bisa bereksplorasi dengan teman-teman sekolahnya. Namun bagaimana dengan Razqa? Karena meski baru dua tahun dan terlihat kalem, sebenarnya aktifnya juga sama lho seperti kakaknya. Sama seperti kakaknya, Razqa juga butuh beraktivitas di luar rumah. Selain untuk menyalurkan energi juga karena bermain di luar rumah banyak manfaatnya, misalnya:

1. Menstimulasi imajinasi dan kreativitas anak lewat interaksi dengan alam sekitarnya.
2. Lebih sehat karena aktif bergerak.
3. Mendapatkan sinar matahari yang cukup terutama untuk pertumbuhan tulang anak.
4. Melatih kepercayaan diri terutama saat berinteraksi dengan lingkungan di luar rumah.
5. Lebih bahagia karena bisa bereksplorasi dan berekspresi di luar rumah.

Lalu jenis aktivitas luar rumah apa saja yang bisa dilakukan anak seusia Razqa? Wah sebenarnya banyak sekali ya. Tapi ada beberapa kegiatan yang paling sering dilakukan Razqa:

1. Berlari.


Nggak dipungkiri sebagai orang tua saya masih sering cemas kalau Razqa berlari ke sana ke mari. Alasan utamanya alasan yang dimiliki sejuta orang tua: takut anak jatuh. Padahal kalau berlari dilakukan di tempat yang aman ya tidak masalah ya. Beberapa manfaat berlari untuk anak adalah melatih sistem kardiovaskular, meningkatkan koordinasi tubuh, serta memperkuat tulang dan otot.


2. Bermain di playland.


Wah anak mana nih yang tidak suka bermain di playland? Pasti semua anak suka ya. Karena di playland biasanya ada berbagai jenis permainan seperti tangga, terowongan, serta perosotan. Menaiki tangga bisa melatih motorik kasar dan keseimbangan tubuh anak. Merangkak di terowongan dapat meningkatkan kekuatan leher, sendi, otot, dan tangan serta melatih motorik kasar dan halus. Sementara meluncur di perosotan memberikan sensasi melayang yang menyenangkan dan melatih keberanian anak.


3. Jalan-jalan ke tempat wisata.


Aktivitas yang satu ini adalah favorit kami sekeluarga. Bukan hanya orang dewasa yang butuh piknik tapi anak-anak juga, termasuk anak seusia Razqa. Tidak perlu ke tempat wisata yang jauh, ke tempat wisata bernuansa alam di dalam kotapun jadi aktivitas luar rumah yang menyenangkan.


4. Bermain mobil-mobilan. 


Apa permainan paling favorit bagi anak laki-laki? Mobil-mobilan! Yang ada di rumah kami adalah mobil-mobilan yang bisa dinaiki dan dijalankan dengan cara mengayuh kaki. Kenapa tidak memilih yang dijalankan dengan aki? Karena mobil-mobilan yang dikayuh bisa lebih meningkatkan kemampuan motorik anak. Selain itu anak juga akan belajar kapan harus belok kanan atau kiri, kapan harus mundur dan berhenti.



Meski aktivitas bermain di luar rumah sangat menyenangkan, namun bagi saya juga harus ada rambu-rambunya. Apa saja?

1. Anak dalam kondisi sehat, jika sedang kurang fit lebih baik beristirahat dulu di rumah.
2. Kondisi cuaca bagus dan waktunya tepat, misalnya di pagi hari atau sore hari saat panas tidak menyengat.
3. Dalam pengawasan orang tua, terutama karena Razqa masih berusia dua tahun.


Salah satu ikhtiar supaya kesehatan Razqa terjaga adalah dengan memberikan nutrisi yang cukup. Memang butuh perjuangan sekali terutama saat Razqa melakukan gerakan tutup mulut (GTM). Saya harus sabar-sabar deh dalam memberikan makanan berat, camilan, serta minuman selingan untuk Razqa. 

Oh iya, karena usianya sudah dua tahun saat ini Razqa sedang dalam proses penyapihan. Sama seperti Rayyaan dulu, saat mulai disapih saya memberinya minuman selingan berupa susu UHT. Susu UHT rasa apa? Wah kalau Indomilk yang rasa cokelat atau stroberi itu untuk kakak he he, untuk Razqa saya pilih Indomilk UHT Kids Full Cream. Apa sih kelebihan susu Indomilk UHT Kids Full Cream ini?



1. Tidak mengandung tambahan gula dan garam. Meski anak seusia Razqa sudah boleh makan makanan yang mengandung gula dan garam tapi tentu lebih baik kalau jumlah gula dan garam yang dikonsumsi tidak berlebihan, supaya lebih mudah menjaga kesehatan gigi dan ginjalnya. Rasanya juga disukai Razqa meski tanpa tambahan gula dan garam.

2. Praktis karena dikemas secara higienis dengan porsi yang sesuai untuk Razqa. Indomilk Full Cream dikemas dalam kemasan tetrapack yang kedap udara dan kedap cahaya dan mudah dibawa berpergian. Namun saat membeli di toko kita juga harus mengecek apakah kemasannya masih bagus atau sudah rusak atau bocor misalnya karena penanganan yang salah saat proses distribusi. Selain itu pastikan juga membeli produk yang belum kadaluarsa.

3. Nutrisinya komplit dan tinggi kalsium cocok untuk menambah kebutuhan nutrisi anak yang aktif. 

4. Bisa diminum anak usia 1 tahun ke atas. Ternyata susu Indomilk UHT Kids Full Cream ini memang diformulasikan untuk anak-anak dan berbeda dengan susu UHT untuk orang dewasa. 

Kapan waktunya Razqa minum susu Indomilk UHT Kids Full Cream ini? Biasanya di waktu makan camilan misalnya jam 10 pagi atau jam 4 sore, atau kalau kami pergi jalan-jalan. Eh, Razqa punya julukan lho untuk susu ini, yaitu “susu mooo” karena kemasannya yang bergambar sapi. Tetap semangat bereksplorasi baik di dalam maupun di luar rumah ya, Razqa. Karena anak yang aktif itu anak sehat. 

Punya pengalaman bersama si kecil yang aktif dan Indomilk Full Cream juga, Moms? Share ceritanya yuk di Indomilk UHT Kids Full Cream blog competition. Syaratnya mudah sekali. Moms cukup menuliskan 1 blog review tentang Indomilk UHT Kids Full Cream di blog pribadi dan sertakan foto kegiatan outdoor bersama anak. Kompetisi ini berlangsung dari tanggal 20 Desember 2018 hingga 31 Januari 2019. Daftar dulu ya di form ini lalu tulis cerita #AktifItuSehat bersama si kecil dan #IndomilkUHTKidsFullCream.


Be First to Post Comment !
Post a Comment

Silakan berkomentar yang sopan, tapi jangan beri link hidup di postingan ya. Terima kasih sudah berkunjung :)


Hubungi lewat: itshenipuspita@gmail.com
Jangan lupa follow IG @henipuspita29 @letsplayandlearn
Twitter @henipuspita29

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9