Showing posts with label Ibu Profesional Lampung. Show all posts
Showing posts with label Ibu Profesional Lampung. Show all posts

Jurnal 2 Kupu-Kupu: Challenge untuk Para Mentee


Tahap kupu-kupu sudah melewai minggu kedua. Di minggu ini saya dan teman-teman mentee yang ingin belajar food photography mulai lebih dalam membahas topik yang ingin dipelajari.

Jurnal 1 Kupu-Kupu: Perkenalan dengan Mentee Food Photography dan Mentor Homeschooling


Kelas Bunda Cekatan sudah sampai ke Tahap Kupu-Kupu aja nih. Insyaa Allah setelah menjalani tahap penuh drama di Tahap Kepompong, mudah-mudahan saya lebih semangat dan tetap semangat lagi menjalani langkah selanjutnya.

Singkat kata di Tahap Kupu-Kupu ini peserta dapat tugas menjadi mentor dan mentee. Dapat tugas mendampingi mentee belajar dan di sisi lain juga jadi murid yang berusaha belajar sebanyak-banyaknya, nenimba ilmu dari mentor.

Mengelola Keuangan dengan Metode Kakeibo


Kerasa nggak kerasa ya, tau-tau bulan Februari 2020 sudah mau mendekati akhirnya juga. Gimana dengan resolusi awal tahun yang berhubungan dengan keuangan? Hi hi. Kalau ada yang masih bolong-bolong dalam mencatat pengeluaran, yuk toss dulu ha ha. Nah mumpung sebentar lagi awal bulan Maret, yuk intip catatan kecil saya soal Mengelola Keuangan dengan Metode Kakeibo. 

Tips Memotret Produk Makanan


Alhamdulillah, Kelas Bunda Cekatan Institut Ibu Profesional sudah sampai di minggu ke enam tahap Ulat. Seperti biasa, tiap minggu ada tugas alias PRnya. Kalau kemarin tugas kami adalah berkenalan dengan anggota kelas yang lain dan menanyakan apa sih keluarga favorit mereka, kali ini tugasnya juga masih berhubungan dengan sebelumnya. Kami diminta membawakan makanan yang sesuai dengan tema atau keluarga favorit teman-teman. 

Camping Bareng Anggota Kelas Bunda Cekatan


Kelas Bunda Cekatan sudah masuk pekan ke lima. Kali ini kami para peserta dapat tugas berkenalan dengan mahasiswi lain dan menanyakan keluarga favoritnya. Tapi ada juga yang ikut dua atau tiga keluarga. Mereka yang ikut lebih dari satu keluarga rata-rata sama sih seperti saya, 'bingung' kalau disuruh memilih. Tapi akhirnya memilih mana yang lebih diprioritaskan untuk dipelajari lebih dulu.

Cara Membuat Vlog dengan Smartphone oleh Ricca Nourma Yushita


Sering nonton video di Youtube? Nggak dipungkiri ya sekarang banyak orang ingin menjadi konten creator di Youtube. Alasannya bisa jadi karena ingin memanfaatkan Youtube untuk mendulang rupiah. Wah sama seperti ngeblog dong ya. Kalau memang suka, bisa, dan mampu membuat konten yang bagus dan bermanfaat kenapa nggak? Kan bisa lanjut dari enjoy, easy, excellent, trus ke earn. Dapat kan 4Enya he he. 

Obrolan Bergizi Keluarga Talents Mapping, Kelas Bunda Cekatan Institut Ibu Profesional


Perjalanan saya dan teman-teman di Kelas Bunda Cekatan, Institut Ibu Profesional sudah sampai ke fase Ulat Tahap Ketiga. Kalau biasanya saya mengumpulkan tugas lewat Google Document, kali ini saya langsung menuliskannya di blog. Beberapa tugas terdahulu sudah ada yang saya tulis kembali di sini. Sisanya insyaa Allah menyusul. Sekarang saya ingin bercerita dulu tentang apa sih yang dilakukan para mahasiswi Bunda Cekatan di tahap ini. 

Cara Belajar yang Gue Banget


Berusaha dan belajar menyatukan hal yang bisa & suka dilakukan dengan hal yang penting dan mendesak, supaya ibu bahagia tapi keluarga dan rumah jangan sampai terabaikan, dan kebahagiaan ibu bisa menular ke suami dan anak-anak.

Keluarga Multimedia #10 - Review Aplikasi untuk Belajar Tahsin


Aplikasi terakhir nih yang bakal dikumpulkan dalam rangka laporan untuk Kuliah Bunda Sayang Level 12 (Keluarga Multimedia). Tapi agaknya review aplikasi ini bakal jadi salah satu kategori rutin nih di blog. Soalnya mereview aplikasi itu asyik juga hi hi. Meski reviewnya masih sederhana mudah-mudahan bisa bermanfaat.

Keluarga Multimedia #9 – Aplikasi Handphone untuk Belajar Bahasa Inggris Gratis


Hai hai, sudah postingan ke sembilan nih tentang topik Keluarga Multimedia. Nulis dan setor tugas Kuliah Bunda Sayang Level 12 bolong-bolong nih ha ha. Tapi dapat badge dasarpun nggak apa-apa. Ini mengerjakan tugasnya juga berusaha sepenuh hati lho hi hi. 

Keluarga Multimedia # 8 - Mengedit Foto dengan Adobe Photoshop Lightroom CC di Handphone


Untuk orang tipe visual seperti saya, punya akun instagram itu cocok banget. Karena namanya instagram ya it’s all about foto dan gambar. Apalagi kalau memang hobi fotografi juga, instagram pas banget untuk mengupload hasil jepretan kamera. 

Keluarga Multimedia #7 - Review Aplikasi Modus Anak-Anak KIDOZ


Jaman now anak-anak sudah kenal gadget termasuk handphone. Bener apa bener? Memang bener kok. Termasuk Rayyaanpun begitu. Mau nyekal gadget dari anak? He he please deh, sementara ortunya hari-hari kerjanya pakai handphone, nggak mungkin anak nggak kenal gadget. Kenal ya, bukan nyandu. Lagipula kalau mau benar-benar dilarang, sampai kapan? 

Keluarga Multimedia #6: Cara Membuat Gambar PNG dan Whatsapp Sticker dengan Aplikasi di Handphone


Man-teman, Whatsappnya sudah bisa pakai sticker belum? Kalau ada yang belum, yuk diupdate aplikasinya supaya bisa kirim-kirim sticker hi hi. Kalau mau bikin dan kirim sticker buatan sendiri juga bisa lho. Biasanya sih pada pakai sticker dengan wajah sendiri atau wajah anak buat seru-seruan terutama di grup keluarga. Gimana cara membuatnya ya?

Keluarga Multimedia #5: Review Aplikasi Hitung Waris Islam


Berawal dari status seorang teman yang membahas tentang warisan, saya jadi teringat cerita seorang kenalan saya. Sebut saja dia Mbak X. Suami Mbak X ini jatuh sakit lalu meninggal. Tinggalah Mbak X beserta anak laki-lakinya. Saat masih hidup, suami Mbak X bisa dibilang yang paling lumayan penghasilannya. Jadi keluarganya sering minta bantuan. Mbak X sendiri bekerja sebagai guru honor. Sejak suaminya meninggal tentu saja ia harus berjuang demi anaknya.

Keluarga Multimedia #4: Review Aplikasi Chai’s Play


Ada yang seperti saya nggak? Lagi mati gaya mau ngajak anak main apa. Padahal ada beberapa buku yang bisa jadi referensi ide bermain. Tapi ntahlah ya, apa semangat saya yang memang sedang menurun. 

Padahal dulu lumayan rajin ngajak Rayyaan main ini dan itu, bahkan saat usianya masih di bawah usia Razqa sekarang. Jadi kasian nih sama Razqa karena Mamanya nggak serajin dulu. Sepertinya memang waktunya membenahi beberapa prioritas.

Keluarga Multimedia #3: Review Aplikasi Catatan Keuangan


Mumpung masih di awal bulan, saya mau mereview aplikasi smartphone untuk mencatat pengeluaran sehari-hari. Sekalian nih belajar disiplin mencatat pengeluaran dan pemasukan. Saya akui nih masih banyak bolongnya dalam pencatatan keuangan. Alasannya lagi repotlah, capeklah, besok ajalah hi hi. Yang ada malah kelupaan.

Kalau belanja di tempat seperti supermarket atau mini market sih masih ada struknya ya. Tapi kalau belanja di warung kan nggak ada, jadi kalau lupa belanja apa saja dan berapa harganya, ya bolong deh catatannya. 

Keluarga Multimedia #2: Membuat Slide Presentasi dengan Canva.com


Untuk postingan kedua dengan tema keluarga multimedia saya bukan mengulas aplikasi android ya. Teman-teman mungkin sudah nggak asing dengan Canva untuk Android tapi mungkin ada yang belum tau kalau Canva ada versi desktopnya. Bukan berupa aplikasi namun berupa situs yaitu www.canva.com.

Keluarga Multimedia #1: Review Aplikasi iPusnas


Akhirnya sampai juga di level terakhir Kuliah Bunda Sayang. Alhamdulillah juga di level-level sebelumnya berhasil menyelesaikan tantangan dan mendapatkan badge meski sebagian besar dapatnya badge dasar he he. Di level 12 ini temanya cukup ‘guwe banget’ yaitu seputar multimedia. Tantangannya adalah mereview aplikasi yang mendukung produktivitas sebagai seorang ibu profesional. 

Ngobrol Seputar Pendidikan Fitrah Seksualitas bersama Ibu Profesional Lampung


Postingan kali ini masih nggak jauh-jauh dari tema fitrah seksualitas. Ini juga yang jadi tema Home Sharing komunitas Ibu Profesional Lampung hari Sabtu 13 Oktober lalu.

Kenapa sih merasa perlu membahas hal ini? Buat saya pribadi karena tantangan mendidik anak itu makin besar, Mams. Para ibu dibuat H2C dengan berita seputar pornografi, pergaulan bebas dan penyimpangan seksual. 

Upaya Pelindungan Diri dari Kejahatan Predator Anak (Bunda Sayang Level 11 Day 10)


Geram nggak sih Mom kalau membaca berita tentang predator anak? Beneran marah deh rasanya. Maunya pelakunya dihukum penjara sampai seumur hidup atau bahkan 1.000 x seumur hidup seperti salah satu predator anak di negara lain. Lebih miris lagi saat membaca tentang oknum kepala sekolah yang menjadi predator, siapa 'mangsa'nya? Muridnya sendiri!!! Duuuh... Jahat banget nggak sih, menggunakan posisinya untuk menekan murid yang cuma bisa ketakutan dan nggak bisa membela diri. Jadi anak-anak sekarang harus sudah diajarkan tentang Upaya Perlindungan Diri dari Kejahatan Predator Anak seperti materi yang dibawakan teman-teman saya di Kuliah Bunda Sayang.