Showing posts with label Ibu Profesional Lampung. Show all posts
Showing posts with label Ibu Profesional Lampung. Show all posts

Keluarga Multimedia #10 - Review Aplikasi untuk Belajar Tahsin


Aplikasi terakhir nih yang bakal dikumpulkan dalam rangka laporan untuk Kuliah Bunda Sayang Level 12 (Keluarga Multimedia). Tapi agaknya review aplikasi ini bakal jadi salah satu kategori rutin nih di blog. Soalnya mereview aplikasi itu asyik juga hi hi. Meski reviewnya masih sederhana mudah-mudahan bisa bermanfaat.

Keluarga Multimedia #9 – Aplikasi Handphone untuk Belajar Bahasa Inggris Gratis


Hai hai, sudah postingan ke sembilan nih tentang topik Keluarga Multimedia. Nulis dan setor tugas Kuliah Bunda Sayang Level 12 bolong-bolong nih ha ha. Tapi dapat badge dasarpun nggak apa-apa. Ini mengerjakan tugasnya juga berusaha sepenuh hati lho hi hi. 

Keluarga Multimedia # 8 - Mengedit Foto dengan Adobe Photoshop Lightroom CC di Handphone


Untuk orang tipe visual seperti saya, punya akun instagram itu cocok banget. Karena namanya instagram ya it’s all about foto dan gambar. Apalagi kalau memang hobi fotografi juga, instagram pas banget untuk mengupload hasil jepretan kamera. 

Keluarga Multimedia #7 - Review Aplikasi Modus Anak-Anak KIDOZ


Jaman now anak-anak sudah kenal gadget termasuk handphone. Bener apa bener? Memang bener kok. Termasuk Rayyaanpun begitu. Mau nyekal gadget dari anak? He he please deh, sementara ortunya hari-hari kerjanya pakai handphone, nggak mungkin anak nggak kenal gadget. Kenal ya, bukan nyandu. Lagipula kalau mau benar-benar dilarang, sampai kapan? 

Keluarga Multimedia #6: Cara Membuat Gambar PNG dan Whatsapp Sticker dengan Aplikasi di Handphone


Man-teman, Whatsappnya sudah bisa pakai sticker belum? Kalau ada yang belum, yuk diupdate aplikasinya supaya bisa kirim-kirim sticker hi hi. Kalau mau bikin dan kirim sticker buatan sendiri juga bisa lho. Biasanya sih pada pakai sticker dengan wajah sendiri atau wajah anak buat seru-seruan terutama di grup keluarga. Gimana cara membuatnya ya?

Keluarga Multimedia #5: Review Aplikasi Hitung Waris Islam


Berawal dari status seorang teman yang membahas tentang warisan, saya jadi teringat cerita seorang kenalan saya. Sebut saja dia Mbak X. Suami Mbak X ini jatuh sakit lalu meninggal. Tinggalah Mbak X beserta anak laki-lakinya. Saat masih hidup, suami Mbak X bisa dibilang yang paling lumayan penghasilannya. Jadi keluarganya sering minta bantuan. Mbak X sendiri bekerja sebagai guru honor. Sejak suaminya meninggal tentu saja ia harus berjuang demi anaknya.

Keluarga Multimedia #4: Review Aplikasi Chai’s Play


Ada yang seperti saya nggak? Lagi mati gaya mau ngajak anak main apa. Padahal ada beberapa buku yang bisa jadi referensi ide bermain. Tapi ntahlah ya, apa semangat saya yang memang sedang menurun. 

Padahal dulu lumayan rajin ngajak Rayyaan main ini dan itu, bahkan saat usianya masih di bawah usia Razqa sekarang. Jadi kasian nih sama Razqa karena Mamanya nggak serajin dulu. Sepertinya memang waktunya membenahi beberapa prioritas.

Keluarga Multimedia #3: Review Aplikasi Catatan Keuangan


Mumpung masih di awal bulan, saya mau mereview aplikasi smartphone untuk mencatat pengeluaran sehari-hari. Sekalian nih belajar disiplin mencatat pengeluaran dan pemasukan. Saya akui nih masih banyak bolongnya dalam pencatatan keuangan. Alasannya lagi repotlah, capeklah, besok ajalah hi hi. Yang ada malah kelupaan.

Kalau belanja di tempat seperti supermarket atau mini market sih masih ada struknya ya. Tapi kalau belanja di warung kan nggak ada, jadi kalau lupa belanja apa saja dan berapa harganya, ya bolong deh catatannya. 

Keluarga Multimedia #2: Membuat Slide Presentasi dengan Canva.com


Untuk postingan kedua dengan tema keluarga multimedia saya bukan mengulas aplikasi android ya. Teman-teman mungkin sudah nggak asing dengan Canva untuk Android tapi mungkin ada yang belum tau kalau Canva ada versi desktopnya. Bukan berupa aplikasi namun berupa situs yaitu www.canva.com.

Keluarga Multimedia #1: Review Aplikasi iPusnas


Akhirnya sampai juga di level terakhir Kuliah Bunda Sayang. Alhamdulillah juga di level-level sebelumnya berhasil menyelesaikan tantangan dan mendapatkan badge meski sebagian besar dapatnya badge dasar he he. Di level 12 ini temanya cukup ‘guwe banget’ yaitu seputar multimedia. Tantangannya adalah mereview aplikasi yang mendukung produktivitas sebagai seorang ibu profesional. 

Ngobrol Seputar Pendidikan Fitrah Seksualitas bersama Ibu Profesional Lampung


Postingan kali ini masih nggak jauh-jauh dari tema fitrah seksualitas. Ini juga yang jadi tema Home Sharing komunitas Ibu Profesional Lampung hari Sabtu 13 Oktober lalu.

Kenapa sih merasa perlu membahas hal ini? Buat saya pribadi karena tantangan mendidik anak itu makin besar, Mams. Para ibu dibuat H2C dengan berita seputar pornografi, pergaulan bebas dan penyimpangan seksual. 

Upaya Pelindungan Diri dari Kejahatan Predator Anak (Bunda Sayang Level 11 Day 10)


Geram nggak sih Mom kalau membaca berita tentang predator anak? Beneran marah deh rasanya. Maunya pelakunya dihukum penjara sampai seumur hidup atau bahkan 1.000 x seumur hidup seperti salah satu predator anak di negara lain. Lebih miris lagi saat membaca tentang oknum kepala sekolah yang menjadi predator, siapa 'mangsa'nya? Muridnya sendiri!!! Duuuh... Jahat banget nggak sih, menggunakan posisinya untuk menekan murid yang cuma bisa ketakutan dan nggak bisa membela diri. Jadi anak-anak sekarang harus sudah diajarkan tentang Upaya Perlindungan Diri dari Kejahatan Predator Anak seperti materi yang dibawakan teman-teman saya di Kuliah Bunda Sayang.

Menjawab Pertanyaan Ajaib Anak Seputar Pendidikan Seksual (Bunda Sayang Level 11 Day 9)


Nah kali ini giliran kelompok saya nih yang memandu diskusi seputar fitrah seksualitas anak. Topik yang kami bawakan adalah Menjawab Pertanyaan Ajaib Anak Seputar Pendidikan Seksual. Orang tua berperan dalam memberikan pemahaman yang benar dalam hal seksualitas. Masalahnya orang tua banyak yang masih sungkan, menganggap tabu atau belum perlu diberikan pada anak-anak sejak dini.

Ada juga yang menyerahkan semua pendidikan termasuk pendidikan seks pada sekolah padahal yang bertanggung jawab terhadap pendidikan seks anak usia dini adalah orang tua, sedangkan sekolah adalah pelengkap dalam memberikan informasi pada anak.

Mengarahkan Kecenderungan Seksual Anak dengan Cara yang Diajarkan Rasulullah (Bunda Sayang Level 11 Day 8)


Beberapa waktu lalu jagad dunia maya dihebohkan oleh berita tentang penganiayaan dan pelecehan yang dilakukan anak usia 10 tahun terhadap balita 2 tahun. Duuuh, ibu mana yang nggak parno baca berita itu??? Kok bisa anak usia 10 tahun melakukan hal itu ya. Selain karena dalam keadaan tidak sadar karena pengaruh ngelem, ya bisa jadi karena otaknya sudah terpapar pornografi. Mengenai pornografi ini pernah dibahas juga di diskusi hari-hari sebelumnya. Aah intinya kita harus baik-baik menjaga dan mendidik anak ya, Mom. Yuk baca-baca lagi materi tentang Mengarahkan Kecenderungan Seksual Anak dengan Cara yang Diajarkan Rasulullah seperti yang dibagikan teman-teman saya di Kuliah Bunda Sayang ini.

Memaksimalkan Peran Orang Tua LDR dalam Menghadapi Fase Aqil Baligh Anak (Bunda Sayang Level 11 Day 7)


Sudah kurang lebih 3 tahun nih Papanya anak-anak ditempatkan di kantor perwakilan Provinsi Lampung, suka nggak suka 2-3 tahun lagi harus siap-siap kena mutasi nih, oh no ha ha. Yah memang resiko pekerjaan sih, kan saat melamar ke instansi ini sudah tanda tangan pernyataan siap ditempatkan di mana saja. Mudah-mudahan berkah dan jadi ibadah yaa.

Fitrah Seksualitas Anak (Bunda Sayang Level 11 Day 6)


Masih lanjut ya diskusi seputar fitrah seksualitas anaknya. Kali ini ada materi dari teman-teman saya di Kuliah Bunda Sayang Kelompok 7. Fitrah seksualitas adalah pola berfikir yang diaplikasikan berupa tindakan, sikap dan perilaku seseorang yang dilihat sesuai dengan norma dalam budaya masyarakat yang mencirikan status gendernya apakah dia perempuan atau laki-laki (Harry Santoso, 2017). Dalam pengertian tersebut maka jelaslah bahwa secara fitrah manusia itu dilahirkan hanya dua pilihan: yaitu laki-laki atau perempuan. Maka jika ada selain itu, maka bisa disebut sebagai penyimpangan fitrah seksualitas. 

Belajar Sentuhan Boleh dan Tidak Boleh (Bunda Sayang Level 11 Day 5)


Masih ingat kan ya kalau saat ini saya dan teman-teman di Kelas Bunda Sayang sudah ada di level 11 yang temanya adalah Fitrah Seksualitas Anak. Di postingan sebelumnya saya sudah membagikan hasil diskusi kelas kami. Kali ini lanjut ke diskusi materi yang disajikan kelompok 2 ya, yaitu tentang Belajar Sentuhan Boleh dan Tidak Boleh.

Mencegah Penyimpangan Orientasi Seksual Same Sex Attraction (SSA) dengan Menumbuhkan Fitrah Seksualitas Sejak Dini (Bunda Sayang Level 11 Day 4)


Fiuh akhirnya sampai juga di diskusi hari keempat. Ngebut nih ngetik hasil dikusinya. Tapi nggak kerasa deh karena asyik banget menyimak materi yang disampaikan teman-teman sekelas sayKa di Bunda Sayang. Banyak banget ilmu yang saya dapat. Mudah-mudahan apa yang dibagikan teman-teman saya dan saya share juga di blog ini bisa bermanfaat ya bagi orangtua lain. Materi diskusi hari keempat adalah Mencegah Penyimpangan Orientasi Seksual Same Sex Attraction (SSA) dengan Menumbuhkan Fitrah Seksualitas Sejak Dini

Pentingnya Pendidikan Seksualitas (Bunda Sayang Level 11 Day 3)


Masih dalam rangka menulis laporan tentang diskusi seputar topik level 11 di kelas Bunda Sayang, alhamdulillah nih sampai juga ke diskusi hari ketiga. Materi diskusi hari pertama dan kedua sudah saya bagikan di blog ini. Silakan cek dua postingan sebelumnya ya. Sekarang lanjut ke tema diskusi hari ketiga yaitu Pentingnya Pendidikan Seksualitas.

Menangkal Pornografi dengan Fitrah Seksualitas (Bunda Sayang Level 11 Day 2)


Di hari kedua ini yang tampil adalah kelompok 4. Tema yang dibawakan adalah Menangkal Pornografi dengan Fitrah Seksualitas. Wah membaca judul temanya aja sudah bikin deg-degan. Sebagai ibu tentu saja saya nggak mau anak saya sampai terpapar pornografi. Apa aja bahayanya dan bagaimana mencegahnya? Kita baca yuk pemaparan dari teman-teman sekelas saya di kelompok 4.