Showing posts with label Collaborative Blogging. Show all posts
Showing posts with label Collaborative Blogging. Show all posts

All About Berenang untuk Anak


Hari Sabtu meski sekolahnya Rayyaan libur tapi nggak berarti saya bebas dari rutinitas antar jemput anak. Karena Sabtu adalah jadwal les renangnya Rayyaan. Eh ngomongin bebas nggak bebas kok kesannya kayak beban aja ya he he. Saya enjoy kok menjalankannya. Apalagi di kantin sekolah dan kolam renang kan ada jajanannya #ups 

Tips Mudik Naik Pesawat Terbang dengan Bayi dan Balita


Penghujung Ramadhan biasanya dipenuhi dengan aroma mudik Lebaran. Ini tahun kesekian kami nggak merasakan mudik antar provinsi dan antar pulau, mudiknya antar kecamatan aja he he. Buat orang tua yang punya bayi atau balita, mudik jauh atau dekat biasanya persiapannya lebih ekstra. Lha wong mudik antar kecamatan aja bawaanya rempong banget hi hi, gimana kalau antar provinsi dan antar pulau yaaa? Jadi pengen bernostalgia dengan masa-masa mudik membawa Rayyaan yang masih imut-imut he he. Karena mudiknya agak jauh dari Manado ke Bandar Lampung, jadi sekalian aja ya berbagi tips mudik naik pesawat terbang dengan bayi dan balita.

Persiapan Puasa Pertama Rayyaan


Persiapan Puasa Pertama Rayyaan - Insyaa Allah tahun ini akan jadi tahun pertama Rayyaan belajar berpuasa. Tahun lalu sebenarnya ia sudah excited mau ikut puasa juga. Tapi karena menjelang Ramadhan ia sempat masuk RS (hiks), jadi ditunda dulu deh belajar puasanya. 

Usia Rayyaan memang belum usia wajib puasa, baru 5 tahun 7 bulan. Tapi seringnya memang dikira sudah kelas 1 atau 2 SD karena jangkung he he. Meski baru 5 tahun saya ingin mengajak Rayyaan belajar berpuasa sehingga kelak nggak kaget saat tiba waktunya ia harus berpuasa secara penuh. Ada tantangan juga sih, soalnya si bocah lagi enak-enaknya makan ha ha. Jadi Mama harus putar otak bagaimana cara mengajak anak semangat belajar berpuasa.

Nonton TV Boleh Tapiii... Ada Batasannya Ya! Ini Dia 8 Tips Membatasi Anak Menonton Televisi


Kalimat apa yang sukses bikin kening Mama berkerut di pagi hari? "Ma, boleh nonton TV?" Ha ha ha. Kalau dengar kalimat ini, tarik nafas hembuskan dulu. Biar sebisa mungkin nggak salah kasih tanggapan yang bikin si bocah malah merajuk. 

Salah satu konsekuensi kalau lagi di rumah Eyang, di sini ada TV yang tersambung ke antena. Kalau di rumah Rayyaan, TVnya ada, antenanya nggak ada jadi nggak pernah ditonton hi hi. Selain itu, nggak dipungkiri kadang-kadang Eyang dan Akung geleng-geleng karena cucunya lincah banget. Jadi daripada lari-lari di luar, Eyang dan Akung deg-degan liatnya, mending nonton TV ajah. Padahal mah dulu Mamanya sering diomelin kalau minta nonton TV #ups ha ha. 

Pilih E-book atau Buku Cetak?


Buku rasanya nggak bisa lepas dari keseharian saya. Ntah membaca buku baru maupun buku yang sudah lama, setiap hari pasti deh ada buku yang dibaca. Biasanya saya membaca buku saat sedang makan sendirian. Ya soalnya itulah waktu yang paling bisa dimanfaatkan untuk membaca buku. Selain itu ya membacakan buku buat anak-anak. 

It's All About Lagu Anak! Lagu Anak Jaman Mama, Jaman Rayyaan, dan Manfaat Mendengarkan Lagu Anak-Anak


Alhamdulillah collaborative bloggingnya memasuki tema kedua. Meski ya saya terpaksa banget harus telat nulisnya karena adek Razqa sakit 😢 hu hu hu. Tapi insyaa Allah sekarang lagi pemulihan. Doain cepet sembuh ya Om, Tante. Trus apa ya topik ngobrol bareng Maknya Rayyaan Razqa dan Maknya Rania kali ini? 😁.

Anak Umur 1 Tahun Belum Bisa Jalan, Normal Nggak Ya?

Anak Umur 1 Tahun Belum Bisa Jalan,
Normal Nggak Ya?

Dunianya ibu itu ntah kenapa nggak bisa jauh-jauh dari komentar orang-orang soal tumbuh kembang anak. Ya tinggal disabar-sabarin aja. Apa yang biasa dikomentarin? Banyaklaaah.

Mulai dari berat badan, sampai anaknya udah bisa apa. Ada komentar/pertanyaan yang memang karena peduli ada juga yang 'peduli', pakai tanda petik hahah. Di usia Razqa yang 13 bulan ini, yang paling sering ditanyakan orang adalah "Sudah bisa jalan belum?"

Tahun 2017 dan Penyakit Kanker


Kalau diminta menyebutkan penyakit berat yang bisa mengancam nyawa, apa yang terlintas di benak? Yang pertama saya pikirkan adalah kanker. Membahas penyakit ini sebetulnya berat banget buat saya. 

Keluarga Kami Nggak Anti Gadget, How About You?

Gambar: www.pixabay.com

Seseorang asyik dengan gadgetnya sudah menjadi pemandangan yang biasa sekarang. Mulai dari anak-anak sampai kakek nenek akrab dengan gadget. Keluarga kami juga nggak anti gadget. Tapi insyaa Allah nggak sampai kecanduan ya. Baca dulu yuk cerita tentang keluarga kami dan gadget.

Melindungi Anak dari Pelecehan Seksual

Gambar: Pixabay.com

Maraknya berita tentang pelecehan seksual membuat perasaan saya jadi geram bercampur cemas. Nggak hanya saya yang merasa seperti ini. Saat membaca kabar tentang anak yang dilecehkan lalu dibunuh dengan cara ditenggelamkan di lumpur, saya dan beberapa ibu lain kompak berkomentar "Tenggelamkan juga pelakunya di dalam lumpuuuuur!!!". Sungguh saya nggak bisa membayangkan bagaimana perasaan si anak saat disiksa atau bagaimana perasaan orangtuanya mengetahui anak kesayangannya diperlakukan seperti itu. Pastilah hancur hatinya. No wonder kalau saya dan beberapa teman rasanya pengen ngekepin anak terus-terusan. 

Eman Segone, Olah Nasi Sisa Menjadi 4 Makanan Berikut Ini

Eman Segone, Olah Nasi Sisa Menjadi 4 Makanan Berikut Ini

Eman Segone jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia adalah ‘sayang nasinya’. Gerakan ini dicetuskan dalam event d’Youthizen di kota Yogyakarta. Dari tulisan Mak Siti Hairul Dayah di KEB saya pertama kali mengenal adanya gerakan yang berawal dari keprihatinan banyak dari kita yang masih menyisakan atau membuang makanan. Padahal masih banyak saudara-saudara kita di Indonesia yang sering kelaparan.

Merdeka Adalah Bebas Dari Hoax

Merdeka Adalah Bebas Dari Hoax
Pic: slate.com

"Tadi Pak A bilang ada garam yang mengandung pecahan kaca. Pak A itu baca infonya di internet. Bener nggak?" 

Begitu tanya Eyangkungnya anak-anak kurang lebih 2 minggu lalu. Teman-teman pernah mendengar berita serupa? Atau malah sekarang sedang membahas berita lain yang masih seputar makanan, yaitu nasi Padang yang diduga mengandung plastik. Atau tentang beras yang kalau ditetesi yodium berubah warna jadi ungu artinya mengandung pil KB. Berita-berita tersebut sama seperti berita garam dan pecahan kaca, semuanya berita bohong alias hoax!

Hoax sebenarnya bukan hal yang baru. Kalau dulu namanya belum sekeren sekarang peredarannya masih dalam bentuk selebaran, beralih ke SMS, dan sekarang lewat internet. Istilah boleh kedengaran lebih keren tapi tetap saja artinya berita bohong dan 72 tahun sudah Indonesia merdeka namun ternyata kita belum merdeka dari hoax. Topik hoax ini juga disinggung Mak Nur Rochma di web KEB dan saya tertarik membahasnya lebih dalam.