Showing posts with label Curhat. Show all posts
Showing posts with label Curhat. Show all posts

Tahan Jempol Saat Bermedsos, Jangan Hiasi Linimasa Kita dengan Cacian


Tahan Jempol Saat Bermedsos, Jangan Hiasi Linimasa Kita dengan Cacian. Medsos terbukti nggak pernah sepi. Ada aja topik yang sedang hot salah satunya adalah tentang ejekan kepada tokoh publik. Nggak jarang saya melihat orang dewasa yang dengan entengnya membuat status ejekan untuk orang yang punya beda pendapat. Bahkan mengejek tokoh publik.

Tahun 2017 dan Penyakit Kanker


Kalau diminta menyebutkan penyakit berat yang bisa mengancam nyawa, apa yang terlintas di benak? Yang pertama saya pikirkan adalah kanker. Membahas penyakit ini sebetulnya berat banget buat saya. 

Baby Razqa - 5 Bulan

Baby Razqa - 5 Bulan.

Mumpung masih bulan Mei, mau ngebut nulis soal 5 bulannya Razqa deh. Si adek kan pas berusia 5 bulan tanggal 22 Mei lalu. Qodarulloh, bulan Mei ini juga masih ada cerita yang mengharubiru seperti bulan lalu.

Baby Razqa - 4 Bulan

Baby Razqa - 4 Bulan

Sudah niat mau lebih rajin nulis di blog tapi qodarulloh ada hal-hal yang membuat saya harus menyisihkan hobi ngeblog dan baru kali ini bisa menulis blog lagi. Meski 4 bulannya adek Razqa sudah luama banget, tapi ceritanya tetap wajib ditulis di blog.

The Hardest Two Weeks of My Life


Dua minggu terakhir suasana hati saya terasa... Entahlah. Campur aduk. Beberapa teman mungkin sudah tahu kalau beberapa bulan terakhir ibu mertua saya sakit keras. Baru bulan lalu juga saya dan keluarga mendapat kabar kalau adik ibu saya (om saya) terkena kanker. Sedih? Pastilah. Hanya saja memang saya jarang membuat status melow tentang sakit yang diderita ibu mertua atau om saya.

Dan ujian selanjutnya untuk ketegaran hatipun datang kembali. Sehari setelah ibu saya menunggui om yang harus menjalani scan di rumah sakit, beliau terkena serangan stroke ringan. Akhirnya ibupun dirawat di rumah sakit yang sama dengan ibu mertua saya. Gimana rasanya melihat dua ibunda sama-sama terbaring sakit?

Kangen Menggendong si Kakak

Kangen Menggendong si Kakak

Akhir-akhir ini hasrat ingin curhat di blog kok meningkat. Efek makin dekat HPL trus jadi lebih melankoliskah? Mungkin he he. Sekarang apa nih yang mau dicurhatin? Sesuatu yang mungkin dirasakan semua ibu saat hamil anak kedua, ada semacam perasaan takut nggak bisa berlaku adil dan kurang memperhatikan anak pertama setelah si adik lahir #ambiltisu.

Minggir Dong, Mas! - Catatan Penghuni Gang Sekolahan

Minggir Dong, Mas! - Catatan Penghuni Gang Sekolahan
Credit pic: Freepik.com

Punya rumah di dekat SD resikonya adalah pada jam-jam tertentu gang rumah terutama jalan di depan SD jadi rame. Dulu sih nggak begitu padat. Tapi sejak jalan gang dilebarkan, di depan SD bukannya jadi terasa lapang malah jadi terasa sempit. Kok bisa?

KKN, Kecil-Kecil Nyalon

KKN, Kecil-Kecil Nyalon

 "Rayyaan, rambutnya sudah panjang tuh. Cukur di tempat Papa & Akung cukur rambut ya?""Tidak mau, Mah. Rayyaan mau cukur rambut di tempat yang ada mobil-mobilannya."

Begitu deh pasti jawabannya setiap diajak cukur rambut. Kapan terakhir kali rambut Rayyaan dicukur Mama dan Papa? Sudah lama banget. Waktu itu umurnya masih 2 tahun lebih sedikit. Karena bingung mau dicukur model apa, akhirnya rambut Rayyaan digunduli sekalian sama Mama dan Papa ha ha. Biarlah, mumpung masih kecil. Karena diajak cukur rambut di tempat orang dewasa, Rayyaan belum mau dan waktu itu belum tau info di mana ada tempat cukur dan potong rambut khusus anak-anak di Manado.

Diserempet Pengendara Motor yang Serampangan

Diserempet Pengendara Motor yang Serampangan
Credit pic: Pixabay.com

Sudah lama nih nggak curhat di blog dan malam eh dini hari ini jadi pengen menulis curhatan tentang insiden yang dialami keluarga saya kemarin pagi dan sempat bikin kesel banget. Jadi kemarin sekitar jam 6 kurang Rayyaan dan Papanya pergi naik motor untuk membeli susu UHT naik motor, ya sekalian mengajak Rayyaan jalan-jalan pagi sebentar. Namanya mengendarai motor dengan membawa anak-anak, pasti ekstra hati-hati supaya nggak membahayakan diri sendiri, anak, dan juga pengguna jalan lain. Sayangnya nih nggak semua pengendara motor lain berpikir demikian.

My Ichthyophobia: Fobia Ikan

My Ichthyophobia.
Karena hari Kamis lalu ada yang ngasi saya ikan mas, jadi mau nulis soal fobia yang sudah cukup lama saya miliki. Bisa nebak nggak? Iya saya fobia sama ikan. Bahasa kerennya adalah Ichthyophobia, duh susah amat nyebutinnya. Kalau googling tentang 'fobia ikan' ini biasanya yang nongol adalah artikel seputar jenis fobia teraneh he he. Memang fobia sama ikan aneh ya? Hi hi...

Nabung Uang Dua Puluh Ribuan

Nabung Uang Dua Puluh Ribuan.

Menabung itu wajib hukumnya bagi saya dan suami. Iyalah, punya tabungan kan banyak manfaatnya. Misalnya biar belajar hidup lebih hemat dan supaya punya dana di waktu-waktu tertentu seperti kalau ada anggota keluarga yang sakit dan saat butuh biaya melahirkan. Biasanya memang kami punya target tertentu berapa jumlah yang harus ditabung tiap bulannya. Besar atau kecil bisa relatif bagi tiap orang ya. Tapi yang penting ada yang di tabung.

Nyaris Kehilangan Motor di Masjid


Nyaris Kehilangan Motor.
Credit Pic: www.storageunitauctionlist.com

Penghujung Ramadhan menyisakan cerita yang membuat deg-degan. Di bulan suci itu sayangnya masih ada saja orang yang punya niat tidak baik, termasuk terhadap orang-orang yang beribadah di masjid.

Diceplosi Teman


Diceplosi Teman.
Credit Pic: Learning English with Michelle.

"Setiap ucapan adalah doa", mungkin kita sering mendengar hal ini ya. That's why kita memang harus hati-hati dalam bertutur kata, meskipun bagi saya pribadi juga masih gampang-gampang susah. Tapi pernahkah mengalami yang hal yang seperti ini? Keceplosan bicara sesuatu eh ternyata jadi kenyataan. Atau diceplosi teman dan ternyata ucapannya itu jadi kenyataan?

Uang Kembaliannya Boleh Disumbangkan?

Uang Kembaliannya Boleh Disumbangkan?

Diam-diam banyak yang keberatan saat uang kembalian belanja yang recehan diganti dengan permen. Tapi saya tidak pernah lagi menemukan praktik semacam itu terutama di mini market dan supermarket. Mungkin karena berita tentang sanksi pidana bagi penjual. Namun baru-baru ini saya menemukan uang recehan tidak diberikan dengan alasan didonasikan alias disumbangkan.